"Tidak lama lagi, Kalbar akan mengelar pilkada Serentak tahun 2018, dimana ada lima daerah yang akan melaksanakannya, termasuk pilgub Kalbar. Untuk itu saya harapkan agar Panwaslu bisa bekerja profesional dalam menangani setiap pelanggaran pilkada yang akan terjadi nanti," kata Christiandy saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Kota se-Kalbar di Pontianak, Kamis.
Dia mengatakan, anggota Panwaslu Kalbar yang dilantik tersebut telah disumpah sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing. Untuk itu, dalam menjalankan tugasnya nanti, anggota Panwas harus selalu ingat dengan sumpah yang telah diucapkan dalam menjalankan tugasnya.
"Jika melanggar sumpah, tentu ada azabnya yang akan ditimpakan kepada siapa saja yang mencurangi Tuhan," tuturnya.
Pada pelantikan tersebut, ada 42 anggota Panwaslu dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar yang dilantik oleh Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah.
Terkait pelantikan tersebut, dirinya mengucapkan selamat kepada anggota Panwaslu tersebut. Dia juga berharap agar Bawaslu bisa mengawasi penyelenggaraan Pemilu yang baik, benar jujur dan sebagainya.
"Kita harapkan di Kalbar bahkan secara nasional Pilkada dan Pemilu dapat berjalan baik sehingga nanti melahirkan pemimpin yang amanah dan bisa membawa kesejahteraan rakyat bersama.
Pada kesempatan tersebut, dia mengatakan bahwa dirinya bersama Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis sudah tidak bisa lagi menjadi peserta pemilu 2018 karena telah bersama selama dua periode.
Meski demikian, dia mengharapkan agar Ia bersama Cornelis mendambakan nantinya, estafet kepemimpinan setelah mereka akan lebih baik.
"Bisa lebih membangun lagi sehingga Kalbar lebih sejahtera. Tentu ini juga menjadi harapan masyarakat," kata Christiandy.
(U.KR-RDO/N005)
Pewarta: Rendra OxtoraEditor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.