"Kami sudah bentuk tim bersama dari Polda, sehingga dalam waktu dekat kasus kematian Anis akan segera kami ungkap," kata Imam Riyadi di Putussibau Ibu kota Kapuas Hulu, Senin.
Ia menjelaskan dari rangkaian penemuan mayat Anis di sisi jalan, ditemukan beberapa kejanggalan serta bukti petunjuk salah satunya ceceran darah di sepanjang jalan, bahwa penyebab kematian Anis adanya tindak kejahatan.
Selain itu, saat mayat Anis ditemukan, dalam posisi telungkup menggunakan helm, dengan luka sobek di kaki dan bahu bagian kiri tubuh korban, sedangkan kendaraan korban tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan mayat.
"Tim masih melakukan penyelidikan dan pengembangan serta mengumpulkan beberapa barang bukti termasuk saksi - saksi," kata Imam.
Mayat Anis Fatul Arisa ditemukan dengan posisi telungkup menggunakan helm, pukul 07.00 WIB, Rabu pagi (27/12) di sisi jalan Lintas Selatan, Kecamatan Putussibau Selatan, wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.
Pewarta: TimotiusEditor : Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.