Hadir ratusan masyarakat Pemangkat pada acara buka bersama tersebut. Dihadiri juga oleh tokoh-tokoh agama, tokoh pemuda serta Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili.
Seorang tokoh masyarakat Sambas, Aminudin yang kebetulan ikut hadir mengatakan kehadiran Midji-Norsan ke Pemangkat Sambas ini akan membawa berkah bagi Kalbar dan khususnya Sambas.
Cagub Kalbar, Ria Norsan menuturkan dengan kehadiran Midji- Norsan di Sambas dapat menjadikan masyarakat Sambas kompak dalam memilih dan memenangkan Midji Norsan di Pilkada 27 Juni sehingga bisa mengembalikan marwah Sambas.
"Semoga kehadiran kami bisa membawa berkah untuk masyarakat Sambas," ujarnya.
Sepaham dengan Ria Norsan, Cagub Kalbar Sutarmidji mengatakan masyarakat harus bisa mengembalikan marwah Sambas.
"Ini kesempatan masyarakat untuk mengembalikan marwah Sambas melalui Midji-Norsan," jelasnya.
Diungkapkan Sutarmidji, dirinya bersama Ria Norsan akan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalbar melalui peningkatan pendapatan daerah dengan menarik pajak ekspor impor minyak kelapa sawit.
"Nilainya hampir Rp 1.8 - 2 triliun per tahun. Ini kan bisa membangun jalan dan yang lainnya," ujar Sutarmidji.
Sebagai bukti nyata dari program Midji Norsan, Sutarmidji mengatakan saat ini akan dilakukan pembangunan pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah yang telah diinisiasi oleh Ria Norsan.
Sutarmidji juga mengatakan akan menggenjot pendidikan sehingga pembangunan sumber daya manusia di Kalbar akan bisa terwujud.
"Membangun manusia itu penting dilakukan," ujarnya.
Diungkapkanya, dirinya akan melakukan reformasi pendidikan tingkat kejuruan sehingga lulusannya akan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
"Midji Norsan akan melakukan reformasi di SMK sehingga lulusannya nanti akan cepat diterima di dunia kerja," ujar Cagub Kalbar nomor 3, Sutarmidji.
Sutarmidji berharap masyarakat Sambas dapat ikut berpartisipasi di Pilkada 27 Juni mendatang.
"Mari kita gunakan hak suara kita, jangan sampai bapak/ibu tidak mencoblos," ajaknya.
Pewarta: rilisEditor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.