"Jalan disini masih berupa jalan tanah dan saat hujan pasti becek dan licin. Sedangkan saat ini hampir setiap sore hujan turun. Sehingga jalan menjadi licin dan sangat menghambat lajunya kendaraan pengangkut material pembangunan TMMD," kata Mukarom warga Desa Danti, Senin.
Dikatakannya, jalan tampak semakin rusak dikarenakan terlalu seringnya truk pembawa material keluar masuk di jalan yang sama dengan muatan beban yang berat.
"Akibatnya beberapa kendaraan pengangkut material itu amblas. Bila ini terus terjadi maka secara otomatis rusaknya jalan ini akan menghambat jalannya pekerjaan. Dan, bisa jadi pembangunan target pembangunan fisik TMMD 108 itu tidak tercapai," katanya.
Menyadari pentingnya jalan khususnya dalam upaya menyukseskan pembangunan TMMD. Maka, anggota Satgas TMMD bergotong royong bersama warga berusaha keras untuk memperbaiki kondisi jalan.
"Kami memperbaiki jalan itu dengan membuang lumpur, mengeringkan, menimbus dan meratakan. Sehingga truk pengangkut material itu bisa lancar mengangkut dan mengantar material bangunan hingga ke lokasi kerja," tutupnya.
Baca juga: Satgas TMMD bantu ibu angkat di dapur
Baca juga: Prada Ibrahimbantu warga jemur sahang
Baca juga: Satgas TMMD tebang pohon halangi kabel listrik
Pewarta: AndilalaEditor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.