Pontianak (ANTARA) - Babak semifinal kejuaraan Bola Voli Pasir U-18 dan U-23 se Kota Pontianak Tahun 2025 yang diadakan Minggu (20/7) pagi, pada pertandingan putra kategori U-18, mempertemukan Sahrul/Afra (Gavora) harus mengakui keunggulan Akmal/Mujadidin (Gavora) dengan skor 1-2.
Meski pada set pertama berhasil menyeimbangkan keadaan, namun Akmal/Mujadidin (Gavora) kembali menguasai pertandingan dan memastikan diri masuk ke babak final dan bertemu Willian/Rifzi (Brojomusti) yang berhasil menaklukkan Kun Jaim/Daffa (NN) dengan skor 2-0.
Pada kategori U-23, Aldi/Mujadidin (Gavora) takluk dari Dzaky/Ariyanto (Tunas) dengan skor 0 – 2 dan William/Rifzi (Brojomusti) unggul 2-0 dari Adrian Putra Ramadhan/ Adhwa Durratunnashiha (NN).
"Cuaca yang panas dan pola permainan musuh yang cukup sulit ditebak, sehingga Rian dan Adhwa cukup kesusahan untuk mengantisipasi serangan lawan yang memiliki pola permainan yang bagus dan kompak," kata Adrian Putra Ramadhan, salah satu pemain saat ditemui di Lapangan Voli Pasir, di Pontianak, Minggu.
Sementara untuk semifinal putri kategori U-18 Nadya/Bilqis (Gavora) tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memastikan untuk masuk ke babak final, unggul 2-0 atas Syasqia/Maria (Gavora). Sedangkan Weni/Alfira (Rajawali) membutuhkan 3 set pertandingan untuk menaklukan Chantika/Yusi (Bestari).
Kategori putri U-23 memastikan Dewi/Zahra (Gavora) dan Rizky/Nadya (Gavora) bertemu di babak final. Mereka menang telak dengan skor 2- 0 atas Azzah/Adinda (Rajawali) dan Chika/Ajeng (Rajawali) yang harus puas menempati peringkat tiga bersama.
Baca juga: Voli Pasir, Pontianak gelar kejuaraan antar klub U-18 dan U-23
Babak final dilanjutkan pada siang pukul 14.00 WIB. Kategori putri U-18 Dewi/Zahra (Gavora) dan Rizky/Nadya (Gavora) kategori putri menang mutlak atas Chantika/Yusi (Bestari). Kategori U-23 Dewi/Zahra (Gavora) menang 3-1 atas Rizky/Nadya (Gavora) rekan satu klub dengan poin 21-15; 19-21 dan 15-12.
Menurut Zahra persiapan fisik merupakan hal yang utama untuk pertandingan ini, selain itu juga harus menguasai lapangan dan mampu bekerja sama yang baik dengan rekan satu tim. Hal itu merupakan modal yang mereka bawa sehingga menjadi juara pertama pada kategori U-23.
Bilqis dari kategori U-18 mengungkapkan harapannya terkait Kejurda agar dapat dilakukan setiap tahun, supaya mengetahui kualitas dari setiap atlit.
Semangat dan saling mendukung, bermain dengan santai membawa William/Rifzi (Brojomusti) menjadi juara pertama pada kategori U-18.
Menang 2-0 atas Akmal/Mujadidin (Gavora) dengan poin 21-10 dan 21-11. Bermain dengan tenang dan mampu membaca pergerakan lawan manjadi senjata Dzaky/Ariyanto (Tunas) menjadi juara pertama pada kategori U-23 skor 2-0 atas William/Rifzi (Brojomusti) dengan poin 21-13 dan 21-16.
"Harapan kami dari pertandingan ini supaya ke depannya pertandingan lebih banyak lagi untuk mengasah kemampuan yang didapat dari berlatih. Serta perbaikan dan penambahan fasilitas lapangan voli pasir untuk berlatih dan bertanding," pungkas Ariyanto.
Baca juga: Megawati Hangestri antar Red Sparks meraih 12 kemenangan beruntun
Baca juga: Sanggau-Melawi juara baru turnamen bola voli Kapolda Cup 2024
Pewarta: Indah LestariEditor : Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026