Pontianak (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak, Kalimantan Barat mengharapkan Perpustakaan Fitrah Berkah Insani (FBI) Kelurahan Sungai Jawi Dalam menjadi penggerak budaya baca dan pusat pembelajaran masyarakat yang inklusif di daerah itu.
"Harapan kami, perpustakaan ini bisa menjadi motor penggerak budaya baca dan pusat pembelajaran masyarakat yang inklusif di Kota Pontianak," kata Kepala Disperpusip Kota Pontianak Rendrayani di Pontianak Kamis.
Ia berharap perpustakaan tersebut terus berinovasi dan memperluas layanan agar semakin banyak masyarakat terinspirasi karena memanfaatkan fasilitas literasi.
Perpustakaan FBI Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat meraih juara 1 tingkat nasional wilayah 3 pada ajang Apresiasi Penyelenggaraan Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tahun 2025 diselenggarakan di Jakarta.
Ia menyatakan bangga atas capaian perpustakaan tersebut.
"Prestasi itu merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara pengelola perpustakaan, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang turut mendukung pengembangan literasi di kota itu," katanya.
Rendrayani yang akrab disapa Ririn itu, mengatakan dukungan Pemerintah Kelurahan Sungai Jawi Dalam dan pembinaan Disperpusip Kota Pontianak menjadi bagian penting dalam keberhasilan tersebut.
Perpustakaan FBI sebelumnya juga dua kali meraih juara 1 pada Lomba Perpustakaan Umum Tingkat Kota Pontianak, sedangkan pada 2025 terpilih mewakili Kalimantan Barat untuk ajang serupa di tingkat nasional setelah menjuarai lomba di tingkat provinsi.
"Tahapan penilaiannya dimulai dari seleksi administrasi, dilanjutkan dengan penilaian lapangan untuk tiga besar di tiap wilayah, dan terakhir tahap wawancara yang dilaksanakan di Jakarta," katanya.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan memberikan apresiasi atas prestasi dan kontribusi Perpustakaan FBI meningkatkan literasi masyarakat.
Ia menilai perpustakaan tersebut menjadi contoh nyata transformasi layanan perpustakaan yang tidak hanya menyimpan buku, akan tetapi juga pusat kegiatan literasi dan pemberdayaan masyarakat.
"Perpustakaan ini dikelola secara profesional, memiliki koleksi yang lengkap, serta menyelenggarakan berbagai program literasi yang aktif dan berkelanjutan. Ini bukti bahwa perpustakaan bisa menjadi ruang tumbuhnya ilmu pengetahuan dan kreativitas warga," katanya.
Ia berharap, prestasi tersebut dapat memotivasi perpustakaan lain di Kota Pontianak untuk terus meningkatkan inovasi dan pelayanan kepada masyarakat.
"Semoga Perpustakaan FBI terus maju dan menjadi inspirasi bagi perpustakaan desa maupun kelurahan lainnya di Indonesia," kata Bahasan.
Pewarta: Rendra OxtoraUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026