Pontianak (ANTARA) - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan melepas keberangkatan 1.210 peserta program Mudik Khatulistiwa Gratis 2026 di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat.
"Program mudik gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini memberangkatkan sekitar 1.210 pemudik menggunakan bus Perum DAMRI menuju 12 kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Barat," kata Krisantus di Pontianak, Rabu.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar, serta instansi terkait seperti Jasa Raharja.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan mengatakan program tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemprov Kalbar dan Forkopimda dalam membantu masyarakat merayakan Idul Fitri di kampung halaman dengan aman dan nyaman.
"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mendoakan agar selamat sampai tujuan, mudiknya nyaman, dan bisa bertemu keluarga untuk merayakan Idul Fitri yang penuh berkah," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Krisantus juga menanggapi keresahan masyarakat terkait antrean bahan bakar minyak (BBM) yang sempat viral di media sosial. Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat, ia memastikan stok BBM dan pasokan energi di Kalbar dalam kondisi aman serta mencukupi menjelang Lebaran.
Meski demikian, pihaknya menduga terdapat oknum yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM maupun LPG subsidi.
:Saya minta aparat penegak hukum bertindak tegas. Tidak ada kompromi terhadap oknum yang bermain dengan BBM dan gas 3 kilogram yang merugikan masyarakat," katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Kalbar telah menerbitkan surat edaran kepada bupati dan wali kota agar melakukan monitoring serta sweeping ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bersama Forkopimda setempat.
"Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi BBM tetap lancar dan tepat sasaran selama masa mudik dan arus balik Lebaran," katanya.
Sementara itu, salah seorang peserta mudik, Wahyu, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut karena sangat membantu masyarakat untuk pulang ke kampung halaman.
"Terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua. Program ini sangat membantu saya secara pribadi untuk bisa mudik," tuturnya.
Ia berharap program Mudik Khatulistiwa Gratis dapat terus dilaksanakan secara konsisten pada tahun-tahun mendatang sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
Pelepasan peserta ditandai dengan penyerahan simbolis paket perbekalan kepada pemudik dan pengawalan rombongan bus oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat guna memastikan keamanan perjalanan.
Pewarta: Rendra OxtoraUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026