Mataram (ANTARA) - Sejumlah penumpang pesawat Super Air Jet nomor penerbangan IU 721 rute Lombok–Surabaya menerima kompensasi uang sebesar Rp300 ribu per orang akibat keterlambatan penerbangan di Bandara Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Salah seorang penumpang bernama Hakim mengaku lega usai menerima kompensasi tersebut meski tetap merasa kecewa karena agenda pentingnya tidak dapat terlaksana di Surabaya.
"Alhamdulillah sudah ada kompensasi, jadi sedikit lega. Tapi tetap saja kecewa karena acara penting saya terlewat," ujarnya saat dihubungi di Mataram, Jumat.
Penerbangan yang semula dijadwalkan berangkat pukul 16.55 WITA tersebut mengalami keterlambatan hingga malam hari. Para penumpang diperkenankan memasuki pesawat sekitar pukul 22.10 WITA.
Keterlambatan akibat kendala operasional tersebut memicu protes dari para penumpang yang meminta pertanggungjawaban pihak maskapai Super Air Jet.
Senada dengan pernyataan Hakim, sejumlah penumpang lainnya menilai kompensasi yang diberikan cukup membantu meski tidak sepenuhnya mengganti kerugian waktu dan rencana perjalanan yang tertunda.
Pihak Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang.
Maskapai tersebut menegaskan kompensasi diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memastikan seluruh operasional penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Penerbangan IU 721 rute Lombok-Surabaya akhirnya diberangkatkan pada malam hari setelah seluruh proses penanganan selesai.
Situasi di ruang tunggu Bandara Lombok yang sebelumnya sempat memanas berangsur kondusif setelah kepastian jadwal keberangkatan dan kompensasi diberikan kepada seluruh penumpang.
