Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang memperketat proses verifikasi usulan hibah dan bantuan sosial (bansos) Tahun Anggaran 2027 guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti dalam rapat lanjutan pembahasan usulan hibah dan bansos Pemkot Singkawang, di Singkawang, Rabu.
Dwi Yanti mengatakan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari proses verifikasi dan penelaahan berbagai proposal hibah dan bantuan sosial yang diajukan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga keagamaan.
“Tujuannya memastikan seluruh pengajuan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, transparan, dan tepat sasaran,” katanya.
Menurut dia, keterlibatan lintas perangkat daerah diperlukan agar setiap usulan dapat dikaji secara menyeluruh mulai dari aspek legalitas, urgensi program, hingga kesiapan teknis pelaksanaan.
Dwi Yanti menekankan pentingnya ketelitian, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses pembahasan usulan hibah maupun bantuan sosial.
Ia mengatakan setiap proposal harus ditelaah secara cermat dengan mempertimbangkan legalitas administrasi, kebutuhan masyarakat, serta manfaat nyata yang akan diterima masyarakat.
“Pemberian hibah dan bantuan sosial harus benar-benar selektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Karena itu, seluruh proses harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi turut menilai substansi program yang diajukan.
Menurutnya, proposal yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta sosial kemasyarakatan akan menjadi prioritas dalam pembahasan.
Pemerintah Kota Singkawang juga melakukan proses verifikasi secara ketat untuk menghindari potensi penyalahgunaan anggaran dan memastikan dana hibah maupun bansos digunakan sesuai peruntukannya.
Dwi Yanti menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menjaga integritas pengelolaan anggaran agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terpelihara.
Melalui rapat tersebut, dia berharap daftar usulan yang lolos seleksi dapat segera disusun sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Daerah (RKAD) Tahun 2027.
"Dengan proses perencanaan yang lebih terukur, program hibah dan bantuan sosial diharapkan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kota Singkawang," ujarnya.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026