Pontianak (ANTARA) - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat memastikan kesiapan mendukung ekspansi industri kelapa sawit di Kabupaten Mempawah melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui pengawalan peningkatan kebutuhan daya PT Peniti Sungai Purun yang diproyeksikan mencapai 3 MVA pada 2027.

Komitmen itu ditegaskan saat manajemen PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mempawah melakukan kunjungan ke Pabrik KCP Murai Mill milik PT Peniti Sungai Purun di Jalan Raya Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kamis (7/5).

PT Peniti Sungai Purun merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. Seiring rencana pengembangan operasional dan penambahan mesin produksi, kebutuhan listrik perusahaan diperkirakan meningkat secara bertahap dari 2,1 MVA menjadi 2,7 MVA pada 2026 dan kembali meningkat menjadi 3 MVA pada 2027.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem kelistrikan dalam mendukung pengembangan industri perusahaan. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung sektor produktif serta memperkuat pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah.

Mill Manager PT Peniti Sungai Purun, Albino, mengatakan peningkatan kebutuhan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung ekspansi kapasitas produksi perusahaan. Menurutnya, keandalan pasokan listrik sangat dibutuhkan agar proses operasional industri berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kebutuhan listrik kami meningkat seiring rencana penambahan mesin produksi di pabrik. Kami berharap dukungan PLN dapat memastikan operasional perusahaan berjalan lancar dan mendukung peningkatan produktivitas ke depan,” ujar Albino.

Manager PLN UP3 Mempawah, Abdul Azis P., menegaskan PLN siap mengawal kebutuhan kelistrikan pelanggan industri sesuai tahapan pengembangan perusahaan. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi intensif terus dilakukan agar proses peningkatan daya berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan pelanggan.

“PLN UP3 Mempawah berkomitmen memberikan layanan kelistrikan yang andal bagi sektor industri dan bisnis. Kami akan mengawal proses peningkatan daya PT Peniti Sungai Purun secara bertahap agar ekspansi perusahaan dapat berjalan optimal tanpa kendala kelistrikan,” kata Abdul Azis.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan PLN terus memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan sektor industri melalui penyediaan energi listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan.

Ia menyebut meningkatnya kebutuhan daya dari sektor industri menjadi indikator positif tumbuhnya aktivitas ekonomi dan investasi di Kalimantan Barat.

“PLN memandang pertumbuhan industri sebagai salah satu penggerak utama pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, kami terus memastikan kesiapan sistem kelistrikan agar mampu mendukung setiap rencana investasi dan ekspansi usaha, termasuk di sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Kalimantan Barat,” ungkap Maria.

Melalui sinergi dengan pelanggan industri, PLN berharap dapat terus mendukung peningkatan produktivitas sektor usaha sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di Kabupaten Mempawah maupun Kalimantan Barat secara berkelanjutan. 



Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026