Jakarta (ANTARA Kalbar) - Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2013 akan mendorong sejumlah proyek padat karya pertanian guna mengantisipasi potensi ledakan sumber daya manusia di sektor tersebut.

Menteri Pertanian Suswono di Jakarta, Selasa mengatakan, melalui proyek padat karya tersebut diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar.

"Misalnya pembuatan dan rehabilitasi irigasi serta jalan sawah," katanya.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Suswono menyatakan,  hingga Agustus 2012  jumlah penyerapan tenaga kerja sektor pertanian sebesar 38,8 juta orang atau 32,94 persen dari jumlah total angkatan kerja nasional.

"Tahun 2012, proporsi penyerapan sedikit menurun," ujarnya.

Dikatakannya, pengurangan tenaga kerja terus terjadi pada sub tanaman pangan karena alih fungsi lahan, selain itu, perubahan dari pertanian pangan menjadi sawit.

Diperkirakan, jumlah tenaga kerja sub sektor tanaman pangan berkurang dengan laju yang sama pada 2011 yakni 4,93 persen.

Sementara itu rata-rata pertumbuhan tenaga kerja nasional sejak kurun lima tahun terakhir sebesar 1,34 persen per tahun, sehingga diperhitungkan tenaga kerja nasional akan meningkat dari 118,04 juta menjadi 119,6 juta orang pada 2013.

"Sebagian di antaranya akan menjadi beban baru sektor pertanian," katanya.

Sementara itu, sejak empat tahun lalu jumlah tenaga kerja sektor pertanian terus menyusut dari 41,6 juta jiwa pada 2009 menjadi 41,4 juta jiwa pada 2010 dan pada 2011  tinggal 39,3 juta jiwa.

Padahal menurut Suswono, apabila sektor pertanian terus menjadi limpahan tenaga kerja dari sektor industri dan jasa, maka sektor pertanian makin menjadi tidak efisien.

"Ini memang dilematis. Titik terlemah pada sektor on farm (budidaya). Ke depan, kita harapkan on farm makin banyak dikerjakan secara mekanisasi," ujar Suswono.

Mekanisasi tersebut ketika mencakup proses produksi tanam, menurut Mentan, hingga pengolahan hasil tanam, misalnya penggunaan mesin traktor maka potensi efisiensi biaya produksi petani akan melebihi 20 persen.

Mentan berharap, ke depan sektor pertanian bukan lagi menjadi tumpuan bagi penyerapan tenaga kerja.

(T.S025)

Pewarta:

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013