Jakarta (Antara Kalbar) - Memancing ikan tidak selalu harus menghabiskan waktu, karena   bisa menjadi alternatif pengganti olahraga, kegiatan wisata serta untuk memelihara kelestarian lingkungan hidup.

"Dengan konsep yang apik, menyalurkan hobi memancing ikan dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan, menjadi wahana silaturahmi dan pengganti jenis olahraga lain seperti golf," kata Pratama (36), pemilik kolam pemancingan "Adhiraja" di kawasann Depok, Jabar, kemarin (8/9).

Menurut Pratama yang akrab disapa "Poci" itu, manfaat memancing ikan untuk meningkatkan produktivitas pekerja ketika harus kembali bekerja keesokan harinya, karena sebagai hobi yang menyenangkan saat libur, akan meningkatkan stamina orang bekerja.

"Tempat pemancingan ikan juga bisa sebagai media untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Tempat rekreasi dengan konsep 'green fishing' yang asri, hijau dan menghadirkan kebagiaan dan kepuasan dalam memancing," katanya.

Poci menjelaskan, dengan kegiatan mancing ikan, para pegawai bisa melakukan silaturahmi, juga bisa menemukan inovasi serta meminimalisir hambatan dalam koordinasidan birokrasi, sehingga melalui kebahagiaan yang sama, ide-ide baru yang bisa mudah disampaikan dengan wahana pemancingan itu.

Selain itu, katanya, juga ada unsur olahraga dalam memancing ikan, karena bisa menjadi alternatif lain dari bermain golf. "Di Club kami terdiri dari berbagai kalangan, seperti pekerja lepasan, pekerja kantoran, juga dari profesional," ujarnya.

Dalam acara "Softlaunching" Kolam Pemancingannya itu, Poci menceritakan, dirinya sejak kecil mempunya hobi memancing ikan ketika di Cepu, Blora, Jateng yang kemudian membuat kolam pemancingan ikan ituntuk menyalurkan hobi memancing dengan orang-orang terdekat dan masyarakat luas di sekitarnya.

Poci menambahkan, konsep kolam pemancingannya juga memperhatikan nilai-nilai baik untuk menghormati ikan dan kelestraian lingkungan hidup sekitar kolam.

"Harapan saya orang mendapatkan kebahagiaan yang sama saya rasakan. Bagaimana cara mancing yang baik dan sadar lingkungan. Misalnya, kalau kail mengenai badan ikan maka tidak dihitung, agar orang mancing berhati-hati tidak asal narik joran, karena itu akan merusak ikan,"jelasnya.

Kolam Pemancingan GalatamaPatin Adhiraja itu memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi yang dikhususkan untuk pemancingan kategori "Galatama". Ukuran ikan patin terbesar di kolam itu adalah 10 kg yang jumlahnya 50 ekor.

Sedangkan, ukuran ikan patin lainnya antara 1 kg--9 kg telah disebar sebanyak 10 ton. Dalam waktu dekat kolam ITU akan dipenuhi oleh ikan patin dengan ukuran antara 10 kg--15 kg.

"Konsep pemancingan Adhiraja memperhatikan kelestarian lingkungan sebagai penyangga kehidupan, juga memperhatikan fungsi sosial masyarakat, dan melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaannya," demikian Pratama.

(Ant News)

Pewarta:

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013