Pontianak (Antara Kalbar) - Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayjen TNI Ibrahim Saleh mengatakan pembangunan pangkalan militer di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, akan didukung kesiapan lapangan terbang yang mampu didarati pesawat sekelas Boeing.

"Landasan pacu akan dibangun dengan panjang sekitar 2.500 an meter sehingga bisa didarati pesawat Boeing," kata Ibrahim Saleh waktu pemaparan saat kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Pontianak, Jumat.

Menurut dia, pangkalan militer tersebut setidaknya akan didukung satu batalyon pasukan.

Selain itu, lanjut dia, juga ditunjang oleh pangkalan utama TNI AL. Saat ini, di Temajuk hanya terdapat pos TNI AL.

Terkait hal itu, telah disiapkan lahan dengan luas 100 hektare di Temajuk.

Ia juga mengusulkan agar di Temajuk ditempatkan tank Leopard untuk memperkuat pertahanan.

Kunjungan Komisi I DPR RI itu terkait dengan pembangunan rambu suar oleh pihak Malaysia di Tanjung Datuk, Desa Temajuk, beberapa waktu lalu.

Menurut Ibrahim Saleh, berdasarkan informasi yang dihimpun, rambu suar itu ditargetkan tuntas dalam 10 hari. Sementara saat muncul di media, pengerjaannya sudah 70 persen.

Dari pihak TNI sendiri sempat menyaru sebagai wartawan untuk mengetahui kegiatan pembangunan rambu suar tersebut.

Gubernur Kalbar Cornelis beberapa waktu sebelumnya mengatakan bahwa isu di perbatasan termasuk Temajuk sudah kerap disampaikan.

"Tapi tidak ada respon, dianggap remeh," katanya.

Pada Rabu (28/5), ia dan Bupati Sambas Juliarti Dj Alwi rapat di Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, membicarakan tentang rencana pembangunan pangkalan militer.

Kunjungan kerja tersebut sempat diwarnai tindakan pejabat Pemprov Kalbar yang melarang wartawan untuk meliput kegiatan itu.

Sejumlah wartawan yang sudah masuk ruangan kemudian diminta untuk keluar.

Pewarta: Teguh Imam Wibowo

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014