Mempawah (Antara Kalbar) - Sejak pagi tadi cuaca begitu cerah. Seperti biasanya para jurnalis Ikatan Jurnalis Bestari (Ijari) Mempawah berkumpul sambil diskusi di warung kopi "Realty" yang terletak di pojok terminal Mempawah.
Begitulah tradisi kopi pagi yang biasa Ijari lakukan sambil membahas berbagai hal yang dapat diulas sebagai bahan karya jurnalistik untuk disuplai ke redaksi masing-masing.
Namun tak seperti biasanya, topik yang kami ulas kali ini justru tertuju pada sosok politisi Golkar, Rahmad Satria yang dikabarkan akan memimpin agenda rapat banmus di DPRD. Kami pun kemudian sepakat  bergegas merapat ke kantor DPRD Mempawah untuk melakukan peliputan dan mencari narasumber yang kompeten untuk diwawancarai.
Tak dinyana, satu diantara jurnalis ternyata sudah merencanakan kejutan buat unsur pimpinan DPRD yang dikabarkan akan tiba menuju kantor.
"Hari ini ketua dewan ulang tahun. Kita rayakan sama-sama di lobby," ujar Dhita, satu-satunya perempuan jurnalis yang bertugas di Mempawah.
Surprise ulang tahun buat sang ketua DPRD, Rahmad Satria ternyata membuat haru dirinya. Sekwan dan seluruh staf DPRD bersama para pewarta dan tamu yang berkepentingan saat itu umumnya saling menghampiri dan mengucapkan selamat ulang tahun. Mereka juga saling mendoakan dan menaruh harapan yang baik terhadap sang ketua dewan.
Suasana kian mengalir. Kami pun seperti biasa dalam bincang-bincang itu melontarkan sejumlah pertanyaan terkait hari spesial, ulang tahun sang ketua DPRD,  demikian pula suka citanya.
Ketika ditanya seperti apa dirinya menapaki perjalanan hidup, dengan haru Rahmad Satria berujar bahwa secara hakikat, hidup ini mengalir seperti air. "Air sedianya bergantung pada situasi dan kondisi "waktu" yang sebenarnya. Seperti itulah filosofi hidup ini bagi saya. Dan saya ingin meniti hidup laksana air yang mengalir, apa adanya," kata Rahmad Satria yang hari ini telah berusia 47 tahun.
Secara prinsip, dirinya menyatakan hidup itu harus jujur, amanah, komitmen dan konsekuen. Apalagi jika ditakdirkan Allah SWT untuk mengabdi, dapat berbuat yang terbaik bagi masyarakat tentu harus tulus dan ikhlas.
"Buat saya hidup itu harus sederhana. Tapi cita-cita tidak boleh sederhana. Harus luar jadi diri sendiri," ujarnya.
Rahmad Satria lantas berbagi pengalaman kepada kami, menurutnya melakoni hidup sepantasnya. Tidak boleh memainkan sandiwara. "Apa yang kita lakoni semua haruslah dengan kata hati, intinya rasa. Jadi melakukan sesuatu itu sebaiknya sesuai diri kita sendiri," pungkasnya.
Dalam perjalanan hidupnya itu, hal yang paling bermakna lainnya adalah orangtua, istri, anak-anak, keluarga, sahabat dan dukungan dari semua pihak. Termasuk pengertian dan input dari guru dan staf maupun seluruh anggota dewan maupun pejabat dan tokoh masyarakat, khalayak luas.
Motivasi dan dukungan mereka semua itu penting. Sangat berharga buat diri sendiri. "Bagi saya waktu adalah ladang kehidupan. Motivasi itu sebaiknya muda bekarya, tua berharga, mati masuk surga. Jadi, ibarat air harus menyesuaikan bejana, harus bisa beradaptasi. Dan tanpa mereka semua tentunya saya bukan apa-apa," ujar pria supel yang hobi membaca buku dan berbagai literasi itu.
Meski tak biasa membudayakan ulang tahun dalam internal, namun mensyukuri nikmat. Bentuk mengingat dengan kesederhanaan dan menguatkan silaturrahim menjadi hal penting yang diutamakan sang ketua dewan sebagaimana diamanatkan kedua orangtuanya.
"Khairunnas anfaukum linnas, sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi saudaranya. Tentu masih sedikit yang saya perbuat, saya belum begitu berarti bagi masyarakat, namun saya ikhlas dan akan terus berjuang untung memajukan dan mensejahterakan masyarakat di daerah ini," ucapnya.
Eddy, salah satu staf di DPRD mempunyai kesan tersendiri terhadap Rahmad Satria. Ketua Dewan yang baru saja menyandang gelar Doktoral di Universitas Padjajaran, Semarang, Jawa tengah itu dinilai merupakan figur pemimpin yang supel, sederhana, rendah diri dan baik hati. 
"Itulah pak ketua dewan kita. Jiwa kepemimpinan dan kesederhanaan dan selalu menjaga silatutrahim membuat kami di sekretariat dewan ini sudah seperti keluarga besar disini. Semoga beliau senantiasa dirahmati Allah SWT dan menjadi pemimpin yang amanah dan dicintai masyarakat," ujar Eddy. Selamat Ultah Ketua!...

Pewarta: Aries Zaldi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2016