Pontianak (Antara Kalbar) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali mengharapkan kepada 218 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purna tugas atau pensiun untuk bisa terus mengabdi kepada masyarakat, melalui berbagai bidang dengan bekal yang dimiliki selama menjadi PNS.

"Saya mengajak para pensiunan ini untuk menjadi abdi negara di tengah masyarakat yang mampu mengawal masyarakat. Mereka pun bisa terlibat dalam berbagai lini di kehidupan masyarakat, misalnya sosial, budaya, ekonomi, ideologi dan politik," kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar M Zeet Hamdi Asyovie di Pontianak, Kamis.

Dia menjelaskan, tahun ini, ada sekitar 218 PNS yang memasuki masa pensiun, demikian pada tahun depan, akan ada 288 PNS di Pemprov yang akan pensiun. Belum lagi dari pemerintah kabupaten/kota dan TNI serta Polri.

"Perlu digaris bawahi, bahwa pensiun, bukan berarti kita sebagai PNS untuk berhenti berkarya. Justru sebaliknya, dengan banyaknya bekal pengalaman selama bekerja di pemprov Kalbar, tentu menjadi modal untuk bisa berbuat lebih baik lagi untuk masyarakat, jangan malah tidak peduli,� tuturnya.

Justru dia berharap dengan jumlah sebanyak itu begitu pensiun PNS bisa terus produktif dilingkungan tempat tinggalnya. "Jika pensiun ini bergabung untuk membela negara saya yakin negara akan tetap kuat dan eksis," katanya.

Dari 218 PNS yang memasuki masa pensiun tersebut, terdiri atas dua esselon II, 17 esselon III, 33 esselon IV, 165 fungsional umum dan satu widyaiswara.

Menurut M Zeet mantan PNS ini memiliki segudang pengalaman setelah bertugas selama kurang lebih 35 tahun. Beragam pendidikan dan latihan sudah diikuti.

Dia meyakini pensiunan memiliki pemikiran yang pakem mengenai kewarganegaraan. �Semuanya itu untuk menjaga iklim NKRI dan itu harga mati yang harus dijaga dirawat dan dibela," kata M Zeet.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2016