Pontiana  (Antaranews Kalbar) - Tim gabungan yang terdiri dari Pos SAR Ketapang dan TNI-AL, Polair Polda Kalbar berhasil mengevakuasi Sukardi (40) seorang nelayan, yang sempat terkatung-katung di laut Ketapang, karena mesin KM-nya mengalami kerusakan mesin.
       Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Hery Marantika di Pontianak, Selasa, mengatakan, Sukardi berhasil diselamatkan setelah sempat terkatung-katung di laut sejak Senin (16/7) karena kapal motornya mengalami kerusakan mesin.
        Sukardi turun melaut di sekitar muara Sukabangun, Kabupaten Ketapang sejak, Senin (16/07) pukul 05.00 WIB, dan nelayan tersebut seharusnya sudah kembali dari melaut untuk mencari ikan pada sore harinya.
        "Karena hingga sore atau malam harinya korban belum juga datang, maka pihak keluarga yang khawatir akan keselamatan korban melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pencarian dan Pertolongan Ketapang," ujarnya.
       Begitu mendapat laporan tersebut, langsung ditindak lanjuti dengan memberangkatkan satu tim rescue menggunakan RIB, kata Hery.
       "Kemudian pencarian dilakukan disekitar muara Ketapang dan lokasi korban biasa melaut. Penyisiran kami lakukan di sekitar muara dan tempat korban mencari ikan, alhamdulillah korban Sukardi berhasil kami temukan hari ini dalam keadaan selamat," katanya.
       Sukardi berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan selamat dan tengah terkatung-katung di atas motor air miliknya. 
      "Dari keterangan  yang disampaikan Sukardi, motor air miliknya mengalami kerusakan mesin saat hendak pulang dari melaut sehingga korban harus bertahan di motor air tersebut," katanya.
      Dalam kesempatan itu, Kepala SAR Pontianak mengimbau, kepada nelayan atau pengguna transportasi air agar mengecek dulu kesiapan peralatan keselamatan, seperti pelampung termasuk kesiapan mesin motor air tersebut.
 

Pewarta: Andilala

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018