Pontianak (Antaranews Kalbar) - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Heronimus Hero mengatakan berdasarkan angka ramalan, produksi padi di Kalbar 2018 sebesar 1,6 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

"Produksi yang ada berdasarkan perhitungan angka ramalan yang sudah dilakukan. Luas tanam padi kita yakni 608 ribu hektare," ujarnya di Pontianak, Kamis.

Ia menambahkan berdasarkan angka ramalan tersebut jika dibandingkan dengan 2017 lalu maka ada kenaikan sekitar 7 persen.

"Peningkatan produksi padi tidak terlepas kerja keras teman - teman pemerintah daerah, para penyuluh, petani dan pihak lainnya," ujar dia.

Hanya saja kata dia meski produksi padi naik namun provitas padi tahun ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Saat ini kata dia provitas padi hanya 2,67 ton per hektare.

"Hal itu harus menjadi perhatian kita untuk diatasi kenapa kok provitas kita menurun. Harus segera cari solusi," katanya.

Baca juga: BPS umumkan produksi petani Kalbar Januari-September

Ia menjelaskan penurunan provitas padi paling signifikan terjadi di lumbung padi Kalbar yakni di daerah Kabupaten Sambas. Di Kabupaten Bengkayang juga mengalami hal demikian.

"Sedangkan yang terus naik provitasnya di Kabupaten Sintang. Kembali, cari solusi dan apa faktornya," lanjut dia.

Ia terus mendorong pemerintah daerah di Kalbar untuk terus berkomitmen dan semangat untuk meningkatkan luas tanam padi, produktivitas dan provitas.

"Atas pencapaian yang sudah ada ini kami sangat mengapresiasi karena produksi kita meningkat. Namun saya ingatkan terhadap persoalan harus segara bersama kita atasi," ingatkannya.

Sementara itu sebagaimana rilis dari BPS yang mengacu pada Ketetapan Menteri ATR/Kepala BPN-RI No.399/Kep-23.3/X/2018 tanggal 8 Oktober 2018 maka luas tanam padi di Kalbar jauh berkurang. Berdasarakan data ketetapan ATR luas tanam di Kalbar hanya 155.818 hektare.

Atas hal tersebut Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar segera akan melayangkan surat klarifikasi kepada Kementerian Pertanian tentang luas tanam padi di Kalbar yang berkurang karena ada ketetapan Menteri ATR.


Baca juga: Distan Kalbar klarifikasi data BPS

 

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018