Pontianak  (ANTARA) - Pemerintah Kota Pontianak, akan menjadikan kawasan Sungai Kapuas sebagai sungai terpanjang di Indonesia, sebagai wajah terdepan kota itu dalam memajukan sektor pariwisata.

"Kami suah mengalokasikan anggaran untuk promenade atau penataan jalan paralel dari Kapuas Indah hingga ke Pelabuhan Seng Hie dalam memajukan sektor pariwisata di kawasan Sungai Kapuas Pontianak," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Senin.

Ia menjelaskan penataan itu untuk menjadikan Sungai Kapuas sebagai wajah terdepan Kota Pontianak, di mana bangunan-bangunan tersebut menghadap ke sungai.

"Bangunan-bangunan di sepanjang sungai akan dipotong dengan menerapkan Garis Sempadan Sungai (GSS) sehingga secara bertahap para pemilik bangunan ruko-ruko itu merehab bangunan mereka agar menghadap ke sungai, tidak seperti sekarang yang hanya menghadap ke Jalan Sultan Muhammad," kata dia.

Hal tersebut, kata dia, sudah masuk dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pontianak pada 2020.

Terkait dengan Musrenbang RKPD, Edi menyebut pembahasan itu untuk program 2020.

Tahun ini, kata dia, perencanaan lebih banyak pada infrastruktur yang berkaitan dengan pelebaran jalan, trotoar, persimpangan, pasar, "waterfront", bangunan Kapuas Indah, rumah sakit di Pontianak Utara.

"Sehingga di tahun 2020 mendatang, langsung kami anggarkan dan langsung lelang fisik," kata dia.

Pihaknya juga akan melakukan pembenahan dan merapikan sejumlah ruas jalan, seperti kawasan Jalan Ahmad Yani, dengan melebarkan jalan trotoarnya menjadi sekitar enam meter.

"Dengan adanya pelebaran trotoar itu, pagar-pagar yang terkena dampak pembangunan harus dimundurkan supaya ada `space`. Sementara untuk jalannya akan diperlebar semaksimal mungkin dan akan lebih baik lagi bila bisa sampai selebar 12 meter," ujarnya.

Trotoar, katanya, juga dibangun yang humanis dan representatif, yang berkarakter taman sehingga masyarakat bisa menikmatinya karena juga dipercantik dengan lampu-lampu hias.

"Ke depan Kota Pontianak sudah harus mengarah ke kota yang cantik," ujar Edi.

Pewarta: Andilala

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019