Pemerintahan Daerah Kabupaten Kayong Utara akan mengurangi tenaga honorer secara bertahap sebagai langkah efisien anggaran dan penerapan aturan yang lebih tinggi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

"Saya sudah menginstruksikan, karena tenaga honorer di Kayong Utara akan dikurangi secara bertahap. Akan diganti dengan program P3K. Ini sudah keputusan pemerintah pusat,"kata Citra Duani di Sukadana, Senin, (03/2)

Namun menurutnya, langkah awal yang bisa dilakukan pemda setempat dengan tidak menambah  kouta baru dan meningkatkan pengawasan terhadap kinerja tenaga honorer yang ada.

Baca juga: Tenaga Honorer Pemkab Mempawah Diangkat PNS

Hal ini pun menurut bupati yang dilantik pada tahun 2018 itu menjalankan peraturan pemerintah pusat yang akan segera diimplementasikan ke seluruh daerah Indonesia dalam waktu dekat termasuk Kayong Utara.

"namun, sambil menunggu itu, kita tidak membuka kouta baru, kalau ada yang berhenti dan segala macam itu masih bisa ikut tes P3K & PPPK,"kata dia.

Untuk itu ia berharap  tenaga honorer bisa menunjukkan kualitas diri dan disiplin selama bekerja.

"Kita sudah overload tenaga honorer, makanya harus kita minimalisir, supaya ada keseimbangan,"jelasnya.

Baca juga: Sekda Sekadau Serahkan SK CPNS Tenaga Honorer
Baca juga: Pemkab Kubu Raya Manfaatkan Tenaga Kontrak

Gubernur Sumsel tunggu mekanisme penghapusan honorer

 

Pewarta: Rizal

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020