Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengatakan pihaknya mengajukan izin operasional laboratorium PCR COVID-19 milik RS Kartika Husada Kabupaten Kubu Raya dengan harapan laboratorium tersebut bisa segera beroperasi.

"Hari ini, saya bersama tim melakukan visitasi ke laboratorium PCR milik RS Kartika Husada Kubu Raya. Peralatannya cukup lengkap, di sana ada PCR semi otomatis dan kita melakukan visitasi serta memberikan penilaian agar segera dikeluarkan izin operasionalnya kepada Kementerian Kesehatan," kata Harisson di Pontianak, Selasa.

Dia menjelaskan laboratorium PCR RS Kartika Husada ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertahanan RI, dimana laboratorium ini berbentuk kontainer yang dimodifikasi sedemikian rupa menjadi laboratorium PCR yang memenuhi persyaratan.

"Pada prinsipnya Dinkes Kalbar menyetujui pengoperasian laboratorium PCR RS Kartika Husada ini. Tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Kesehatan," tuturnya.

Ia menerangkan kapasitas laboratorium ini bisa mengecek 96 sampel dalam satu kali jalan, dimana dalam satu hari alat tersebut bisa beroperasi dua kali, sehingga dalam 1 hari bisa melakukan pemeriksaan 192 sampel.

"RS ini berada di bawah naungan Kodam XII/Tanjungpura. Laboratorium PCR ini diharapkan segera beroperasi agar bisa membantu pemeriksaan terhadap pasien yang dirawat di RS Kartika Husada, masyarakat Kubu Raya maupun sampel dari daerah lain, bila kapasitasnya masih mampu," katanya.

Saat ini, kata Harisson, Kalbar memiliki beberapa fasilitas laboratorium PCR yang terdapat di RS Universitas Tanjung Pura Pontianak, Labkes PCR Sintang dan sedang mempersiapkan laboratorium PCR milik Pemprov Kalbar.

"Dengan semakin banyaknya laboratorium PCR yang kita miliki diharapkan dapat mempercepat upaya pencegahan dan pemetaan kasus COVID-19 di Kalbar. Namun, yang lebih penting adalah masyarakat harus terus menerapkan protokol kesehatan, karena itu langkah utama yang harus dilakukan," kata Harisson.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020