Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat Barita P Ompusunggu mengatakan, pada Selasa (8/12) kembali terjadi penambahan 7 kasus terkonfirmasi COVID-19 di daerah itu.

Saat dihubungi di Singkawang,  Rabu Barita menyatakan, tujuh orang ini tersebut adalah perempuan usia 39 tahun asal Kelurahan Sedau Singkawang Selatan, perempuan usia 49 tahun asal Kelurahan Mayasopa Singkawang Timur, laki-laki usia 53 tahun asal Kelurahan Mayasopa Singkawang Timur dan laki-laki usia 26 tahun asal Kelurahan Roban Singkawang Tengah.

"Kemudian, perempuan usia 35 tahun asal Kelurahan Sungai Bulan Singkawang Utara, perempuan usia 64 tahun asal Kelurahan Sijangkung Singkawang Selatan dan perempuan usia 53 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat," ujarnya.

Disamping ada penambahan kasus, ada dua kasus terkonfirmasi yang meninggal dunia, dimana satu diantaranya berasal dari luar Singkawang.

"Dua orang yang meninggal ini, satu perempuan usia 57 tahun asal Kelurahan Sedau Singkawang Selatan dan laki-laki usia 45 tahun asal Kabupaten Sekadau," ungkapnya.

Kemudian, ada penambahan suspek sebanyak 5 orang, empat diantaranya berasal dari luar Singkawang.

Saat ini, kata Barita, pasien yang terkonfirmasi COVID-19 yang dirawat di RSUD Abdul Aziz Singkawang ada sebanyak 19 orang, sembilan orang diantaranya berasal dari luar Kota Singkawang.

"Sehingga total pasien yang terkonfirmasi COVID-19 di Kota Singkawang ada sebanyak 78 orang. Suspek dirawat sebanyak 9 orang, tujuh diantaranya berasal dari luar Singkawang," jelasnya.

Per tanggal 6 Desember 2020, berdasarkan penilaian indikator dari Gugus Tugas COVID-19 Nasional, bahwa Kota Singkawang berada di Zona Orange COVID-19 yang artinya zona dengan resiko sedang.

"Kami terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian," pintanya.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020