Tim gabungan dari Basarnas, Kepolisian, TNI, Taman Nasional Gunung Palung  (Tanagupa) dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap korban longsor yang terjadi di Desa Pampang  Harapan, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat.

"Saya sudah mengirimkan tim untuk bergabung mencari korban yang saat ini belum ditemukan. Di sana ada Basarnas, Polisi, TNI dan Tanagupa serta masyarakat untuk melakukan pencarian," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  KKU, Noorhabib saat dihubungi di Sukadana, Kamis.

Menurutnya tim gabungan akan memaksimalkan pencarian  di hari kedua ini melihat cuaca yang cukup bersahabat diharapkan korban bisa segera ditemukan. Medan yang cukup sulit dan jauh dari permukiman menjadi kendala utama dalam pencarian kali ini.

“Memang medan agak sulit dan tekstur tanah yang labil  bisa membahayakan tim yang melakukan pencarian ,” kata dia.

Korban yang hilang lebih dari 24 jam ini  dinyatakan hilang setelah tertimbun  longsor bersama anaknya yang terlebih dahulu ditemukan akibat hujan deras dengan intensitas tinggi pada Rabu (14/7/2021).

"Semoga korban segera ditemukan. Kita berharap dan berdoa agar musibah ini ada hikmahnya untuk kita,"harapnya

Dari pantauan lapangan beberapa lokasi bukit di Kayong Utara terlihat banyak tanah longsor  terutama di kawasan Tanagupa bahkan jalan lingkar di Sukadana masih tertimbun longsor dan belum dibersihkan sampai saat ini.

Sebelumnya, satu keluarga menjadi korban longsor yang terjadi di Desa Pampang Harapan, Kecamatan Sukadana Rabu , kemarin.

Satu orang ditemukan meninggal dunia, satu orang lainnya belum ditemukan sedangkan tiga lainnya berhasil selamat.

"Itu posisinya di Desa Pampang sedang nunggu durian, jadi ada 5 orang, tiganya selamat, satunya meninggal sedangkan yang satunya belum ditemukan sampai saat ini," kata Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad.


Baca juga: Sekeluarga penunggu durian tertimpa longsor di Sukadana, satu tewas
Baca juga: Ratusan rumah warga di Desa Pakak Kabupaten Sintang terendam banjir
Baca juga: Banjir dan longsor landa Kecamatan Anjongan

 
 

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021