Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, pelaksanaan revitalisasi SDN 23 dan SMPN 4 Singkawang yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah mencapai 13 persen dan diharapkan segera selesai akhir tahun ini.

"Kegiatan revitalisasi dua sekolah ini adalah bersumber dari program dana PEN. Dana PEN adalah program dari pemerintah pusat untuk mengurangi dampak COVID-19 terhadap perekonomian," kata Tjhai Chui Mie di Singkawang, Senin.

Program ini bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya dalam pandemi COVID-19.

Pemerintah Kota Singkawang mengalokasikan anggaran untuk urusan pendidikan sebesar Rp50 miliar.

"Saya minta agar jumlah tenaga kerja yang saat ini sebanyak 105 orang bisa ditambah untuk mempercepat progres pembangunan agar dapat selesai tepat waktu pada bulan Desember 2021 nantinya," ujarnya.

Dia pun meminta kepada masyarakat Kota Singkawang agar mendoakan pembangunan ini agar dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

"Sehingga nanti Kota Singkawang memiliki fasilitas pendidikan yang lengkap dan berkualitas," ungkapnya.

Mengingat revitalisasi SDN 23 dan SMPN 4 Singkawang adalah wujud dari komitmen Pemerintah Kota Singkawang untuk mewujudkan sekolah unggulan yang memenuhi 8 standar pendidikan.

"Sebagaimana amanat Undang-Undang bahwa sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003, bahwa setiap daerah harus memiliki sekolah unggulan baik SD maupun SMP," jelasnya.

 

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021