PT Kayung Agro Lestari (KAL) komitmen mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang. Khususnya terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Kuala Tolak, Kuala Satong. Serta Desa Laman Satong di Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU) untuk menjadi Desa Mandiri menuju Desa Mantap dan Terdepan (MAPAN).

"PT KAL di mana pun beroperasi harus berdampak positif buat masyarakat," ucap Direktur PT KAL Domisili di MHU, Nunik Maharani Maulana usai Penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama atau MoU antara Pemkab Ketapang dengan PT KAL, Perkumpulan Mitra Pembangunan (PMP) dan Trofenbos Indonesia di Kantor Bupati Ketapang, Jumat (10/6).

Terhadap MoU yang ditandatangani menurutny  sangat penting buat PT KAL. Lantaran proses diskusi yang selama ini dilakukan bersama Pemkab Ketapang. Serta PMP dan Trompembus terealisasi secara formal. Sehingga PT KAL tidak bisa bekerja sendiri membangun desa di sekitar perusahaan.
 
"Jika dilihat tujuan pembangunan berkelanjutan juga ada fathership. Jadi kita memang harus melibatkan para pihak. Sebab itu kami senang bisa merealisasikan apa yang sudah didiskusikan sebelum-sebelumnya. MoU ini merupakan lanjutan langkah yang sudah dirintis," ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah selanjutnya setelah MoU ini yakni membicarakan rencana kerja dan lainnya. "Hal kongkrit setelah penandatangan MoU ini pertama akan membicarakan rencana kerja. Kedua yang sudah dibicarakan secara spesifik adalah peningkatan program ekowisata di tiga desa tersebut," tuturnya.

Nunik mengungkapkan, dalam kawasan PT KAL ada kawasan konservasi. Kemudian PT KAL beroperasi dekat dengan Taman Nasional Gunung Palung. Kemudian di Desa Laman Satong ada Gua Maria yang akan diidentifikasi target marketnya.
 
"Jadi selain ada pendidikan terhadap lingkungan, kita berharap area-area ini bisa menjadi tempat kunjungan wisata.

Ia menambahkan, kebetulan pada Program Penghargaan Proper atau Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Satu di antara yang diikuti PT KAL adalah pemetaan sosial. Berdasarkan pemetaan sosial PT KAL akan melihat hasilnya yang mana bisa untuk dikembangkan masuk dalam program Desa MAPAN.

"Selain itu, kita juga ada program pengembangan ekonomi di sekitar wilayah perusahaan. Di antaranya pengembangan budidaya madu kelulut. Kemudian di tiga desa itu ada juga kelompok tani peduli api," papar Nunik.

 

Pewarta: Subandi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022