Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

"Mengucapkan belasungkawa yang setinggi-tingginya kepada almarhum Bapak Tjahjo Kumolo. Semoga amal bakti almarhum diterima di sisi Allah Swt.," kata Hadi yang dikutip dari video dalam unggahannya di akun resmi instagram bernama pengguna hadi.tjahjanto, dipantau dari Jakarta, Jumat.

Dalam keterangan fotonya, Hadi mendoakan agar Allah Swt. memberikan tempat yang paling indah bersama dengan orang-orang beriman dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima cobaan.

Terkait dengan perjumpaan terakhirnya bersama Tjahjo Kumolo, Hadi mengatakan bahwa sudah lama tidak bertemu dengan Tjahjo dan merasa sudah lama tidak berhubungan dengan Tjahjo melalui pesan singkat.

"Terakhir memang sudah lama sekali saya tidak bertemu dengan beliau. Biasanya saya selalu kontak melalui WA. Akan tetapi, memang saya merasa sudah lama beliau tidak kontak," kata Hadi.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Tjahjo Kumolo menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit karena mengalami infeksi pada paru-paru. Tjahjo Kumolo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta, Jumat pukul 11.10 WIB, usai menjalani perawatan intensif sejak pertengahan Juni 2022.

Sebelum berkarier politik di Ibu Kota Jakarta, semasa muda Tjahjo Kumolo aktif di KNPI Jateng dan pernah menjadi politikus Golkar sebelum akhirnya bergabung dengan PDI Perjuangan.

Di DPP PDI Perjuangan, dia pernah menjabat sekjen, kemudian menjadi menteri, dan terakhir sebagai Menpan RB.

Jenazah Tjahjo Kumolo disemayamkan di Rumah Dinas Menteri PAN RB di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta.

Baca juga: Innalillahi wa innailaihi rojiun, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo meninggal dunia
Baca juga: Sebelum meninggal, Tjahjo telah dirawat di rumah sakit

Sebelumnya sejak pertengahan Juni 2022 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo telah  menjalani perawatan intensif di rumah sakit  Abdi Waluyo Jakarta.

 
"Benar pak Tjahjo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo sekitar pukul 11.10 WIB," kata Politis PDi Perjuangan Masinton ketika dikonfirmasi, Jumat.
 
Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu telah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit itu sebelum pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP pada 21 Juni 2022 lalu.
 
Ia mengatakan, sebelum pelaksanaan Rakernas PDIP beliau (Tjahjo) sudah dirawat di rumah sakit. Makanya, saat pelaksanaan Rakernas beliau tidak hadir," kata anggota DPR RI ini.

Baca sekengkapnya: Sebelum meninggal, Tjahjo telah dirawat di rumah sakit

Baca juga: Pemerintah tahun depan buka formasi pegawai PPPK
Baca juga: 39 ribu jabatan struktural dipangkas
Baca juga: Menpan RB terbitkan SE pembatasan bepergian bagi ASN saat libur Nataru
Baca juga: Dampak COVID-19, Pemerintah kembali sesuaikan sistem kerja ASN
Baca juga: Berbagi tautan film perjuangan tanpa izin, Tjahjo Kumolo minta maaf

Pewarta: Putu Indah Savitri

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022