Teheran
(ANTARA Kalbar) - Seorang komandan senior Iran mengatakan bahwa angkatan
laut Angkatan Bersenjata Iran sedang memantau sepenuhnya latihan
angkatan laut Amerika Serikat dan sekutunya di Teluk Persia, kata Press
TV seperti dikutip Xinhua, Sabtu.
Amerika
Serikat dan sekutu-sekutunya melakukan manuver di Teluk Persia dengan
dalih meningkatkan keamanan, tetapi sejarah membuktikan kepalsuan klaim
mereka, kata Laksamana Muda Kedua Hossein Azad.
Korps
angkatan laut Pengawal Revolusi Islam (IRGC) bersama dengan Angkatan
Laut negara itu terus memantau gerakan pasukan asing di perairan
internasional, Samudera Hindia bagian utara, Selat Hormuz dan Teluk
Persia, kata Azad.
Dia menekankan, hanya negara-negara regional yang dapat menjaga keamanan di wilayah tersebut.
Amerika
Serikat dan sekitar 25 sekutunya memulai pelatihan terbesar sapu ranjau
di Teluk Persia untuk menunjukkan kesatuan dan langkah defensif guna
mencegah upaya Iran memblokir ekspor minyak melalui Selat Hormuz.
Para pejabat militer Iran mengancam menutup Selat Hormuz dalam menghadapi meningkatnya tekanan Barat.
Angkatan
Laut Iran sebelumnya meluncurkan kapal selam super berat yang telah
dirombak dan kapal perusak buatan dalam negeri Selasa lalu karena AS dan
sekutunya terus melakukan latihan militer di Teluk Persia untuk hari
ketiga.
Kapal selam super berat Tareq 901
diperbaiki oleh para ahli Iran dan kapal perusak Sahand berhasil
diluncurkan di pelabuhan selatan Iran Bandar Abbas, lapor Press TV.
(H-AK)
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026