Jakarta (Antara Kalbar) - Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88 AT) Mabes Polri dan tim khusus Polda Metro Jaya memburu pelaku penembakan terhadap dua petugas Polsek Pondok Aren, yakni Bripka Maulana dan Aiptu Kus Hendratma.
"Kita bentuk tim gabungan dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polresta Tangerang melibatkan Densus 88 Antiteror," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Sabtu.
Kombes Rikwanto mengatakan dugaan sementara, pelaku penembakan dari kelompok teroris.
Anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri juga mengincar pelaku penembakan terhadap Aiptu Dwiatno dan Aipda Patah Saktiyono.
Hingga saat ini, petugas telah memeriksa lima orang saksi, antara lain pemilik warung, petugas satuan keamanan dan anggota kepolisian.
Sebelumnya, dua anggota Polsek Pondok Aren, yakni Aipda Kus Hendratma dan Bripda Maulana tewas usai ditembak orang tidak dikenal di Jalan Graha Raya depan Mesjid Bani Umar, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (16/8) sekitar pukul 21.30 WIB.
(A.F. Firman)
Pewarta: Taufik RidwanEditor : Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026