Ngabang (Antara Kalbar) - Di tengah musim kering dan cuaca panas saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Landak meminta masyarakat mewaspadai penyakit Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

"Pada musim kering ini memang ISPA meningkat, jika sebelumnya bisa dua kasus, kini naik tiga sampai empat kasus dan rata-rata anak-anak," kata Kepala Dinas Kesehatan Landak Magdalena Nurainy Sitinjak di Ngabang, Rabu (26/2).

Ia menjelaskan, ISPA adalah penyakit infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernapasan, hidung, sinus, faring, atau laring.  Sedangkan yang termasuk gejala dari ISPA adalah badan pegal-pegal (myalgia), beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, dan sakit pada tengorokan.

"Penyebab terjadinya ISPA adalah virus, bakteri dan jamur. Kebanyakan adalah virus. Diagnosis yang termasuk dalam keadaan ini adalah, rhinitis, sinusitis, faringitis, tosilitis dan laryngitis," jelas Sitinjak.

Dinas Kesehatan sendiri sudah mengintruksikan kepada kepala puskesmas tetap melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak berpergian keluar rumah jika tidak terlalu penting.

"Kami juga sudah melakukan pembagian masker gratis kepada masyarakat melalui puskesmas-puskesmas yang ada di Landak," ujar Sitinjak.

Pihaknya sudah sering mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, gunakan masker atau penutup hidung bila harus melakukan kegiatan di luar, banyak minum air.

 "Kalau ada indikasi sakit yang diakibatkan dampak asap segera datang ke Puskesmas Pembantu ataupun Puskesmas terdekat," tegas Sitinjak.

Pewarta: Kundori
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026