"Tema yang kami usung dalam festival film antikorupsi atau ACFFest 2015 di Kota Pontianak, yakni `Make Your Move, Make Your Movie`," kata Spesialis Kampanye Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Ramah Handoko di Pontianak, Kamis.
Ia menjelaskan KPK mendorong masyarakat melakukan gerakan sosial antikorupsi untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, melalui medium film sebagai penyampai pesan.
"Pemberantasan korupsi akan berhasil, jika masyarakat terlibat dan berperan secara aktif dalam gerakan antikorupsi yang mendorong kesadaran masyarakat untuk menciptakan perubahan sosial," ucapnya.
Handoko menambahkan ACFFest salah satu bentuk kampanye antikorupsi yang dikemas dalam budaya pop agar lebih mudah diterima oleh masyarakat umum.
Menurut dia penyebaran virus korupsi semakan masif dan terstruktur, tidak bisa lagi dilawan dengan cara biasa.
"Oleh karenanya gerakan antikorupsi dari anak-anak muda melalui ACFFest ini, akan sangat berarti untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK," ujarnya.
Dalam "roadshow" ACFFest 2015 juga diputar film pemenanga ACFFest 2014, "talkshow" bersama perwakilan KPK, yakni Ramah Handoko dan Dennis Adhiswara (aktor "Ada Apa Dengan Cinta", sutradara "Kwaliteit 2" dan penggagas Layaria), dan "workshop" jurnalisme warga bersama German Mintapradja (mantan jurnalis CNN yang juga merupakan penggiat film sejak 1984).
Setelah menggelar roadshow di Pontianak, KPK akan menggelar acara ACFFest 2015 di beberapa kota lainnya, seperti Purbalingga, Sumbawa, Bali, Kendari, dan Lhokseumawe.
Menurut Handoko festival film tersebut, telah menunjukkan partisipasi masyarakat yang mengembirakan, yakni ACFFest 2013, terdapat 181 peserta yang mengirimkan karya filmnya, 2014 meningkat menjadi 333 peserta yang mengirimkan karya filmnya.
(U.A057/C004)
Pewarta: AndilalaEditor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026