Pontianak (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menambah pasokan LPG 3 kilogram melalui alokasi fakultatif di berbagai wilayah Provinsi Kalimantan Barat guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Total tambahan pasokan yang disalurkan mencapai lebih dari 497.000 tabung LPG 3 kilogram. Distribusi dilakukan secara merata ke sejumlah kabupaten dan kota, meliputi Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, serta Kota Pontianak dan Kota Singkawang," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, di Pontianak, Rabu.
Dia mengatakan penambahan alokasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat pada periode peningkatan konsumsi.
"Pertamina berkomitmen untuk terus mengamankan pasokan energi bagi masyarakat, termasuk LPG 3 kilogram yang banyak digunakan oleh rumah tangga dan pelaku usaha mikro. Penambahan alokasi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebutuhan masyarakat di Kalimantan Barat tetap terpenuhi hingga Idul Fitri," kata Edi.
Ia menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan serta membeli LPG 3 kilogram sesuai kebutuhan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Dalam menjaga kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga terus bersinergi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, serta aparat penegak hukum guna memastikan penyaluran LPG subsidi berjalan sesuai ketentuan.
Pertamina menegaskan bahwa LPG 3 kilogram merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Masyarakat yang mampu diimbau menggunakan LPG non-subsidi agar distribusi energi bersubsidi dapat lebih tepat sasaran.
Selain itu, Pertamina juga akan mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang berupaya mengganggu maupun menyelewengkan distribusi LPG subsidi. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan bersama pemerintah daerah dan aparat terkait.
"Untuk informasi layanan dan distribusi energi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, melalui email pcc135@pertamina.com, maupun media sosial resmi @pertamina135 agar laporan dan pertanyaan dapat segera ditindaklanjuti," kata dia.
Pewarta: Rendra OxtoraUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026