"Saya memberikan apresiasi kepada Ketua DPD RI beserta rombongan yang telah menjadikan Kota Singkawang sebagai tempat pelaksanaan Press Gathering ini. Kami tentu mengharapkan agar kehadiran insan pers yang ada di kota ini dapat ikut mempromosikan potensi wisata yang ada disini," kata Irwan di Singkawang, Minggu.
Menurutnya, Singkawang adalah kota kedua terbesar dari 14 kabupaten/kota yang ada di Kalbar.
Singkawang juga memiliki luas wilayah melebihi Kota Pontianak yakni seluas 504 Km persegi dengan jumlah penduduk kurang lebih 260 ribu jiwa.
Dia mengatakan, jika Singkawang sangat plural dan heterogen masyarakatnya. "Namun kami sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan, kekeluargaan, kebersamaan, gotong royong dan toleransi," tuturnya.
Sehingga wajar, katanya, kalau Kota Singkawang secara berturut-turut sudah dua kali memperoleh predikat sebagai kota tertoleran di Indonesia dari 500 lebih kabupaten/kota.
Di sisi lain, Singkawang juga dianugerahi oleh Allah YME berupa alam, pantai, danau dan gunung. Singkawang juga dikenal dengan bumi bertuah, kota tasbih, kota 1000 kelenteng dan kota amoy.
"Hal ini sudah kita buktikan, berdasarkan pendataan kita, bahwa ada sekitar 800 kelenteng/vihara yang sudah kita temui di Kota Singkawang," ungkapnya.
Diapun berharap kehadiran rombongan DPD RI beserta para jurnalis nasional bisa mendapatkan perhatian yang lebih sehingga Singkawang Hebat bisa terwujud.
Sementara Sekretaris Jenderal DPD RI, Ma`ruf Cahyono mengatakan, kegiatan Press Gathering bukan pertama kalinya digelar. "Tahun lalu pernah kita adakan di Semarang," katanya.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat silaturahim antara keluarga besar DPD RI dan Koordinatoriat wartawan MPR/DPR/DPD RI.
Dalam kegiatan ini, sedikitnya dihadiri sebanyak 120 orang wartawan dari berbagai media yang ada di Indonesia.
"Diharapkan publikasi yang dilakukan oleh wartawan nasional yang selama ini dilakukan dan bekerjasama dengan DPD RI kedepan akan semakin meningkat seiring dengan kegiatan-kegiatan di DPD," ujarnya.
Didalam kegiatan ini juga, pihaknya akan melakukan diskusi terkait dengan isu-isu perubahan UU MD3 dalam rangka Pelaksanaan Kewajiban Konstitusional DPD RI.
"Oleh karena itukah, dalam diskusi ini kita akan hadirkan narasumber-narasumber yang terkait dengan kelembagaan peran, fungsi dan wewenang DPD termasuk tugas-tugas baru yang dimandatkan kepada DPD untuk dipublikasikan ke masyarakat luas," tuturnya.
Supaya masyarakat memiliki pemahaman maksimal terhadap peran-peran DPD baik mengenai kebijakan nasional maupun daerah.
"Karena ada tugas penting yang terkait dengan bagaimana melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kebijakan itu," jelasnya.
Kemudian, usai kegiatan akan dilanjutkan dengan wisata ke pulau Randayan. Kunjungan wisata ini disamping bagian dari refresing juga untuk melihat potensi-potensi yang ada di daerah yang ada di Kalbar untuk di promosikan ke tingkat Nasional.
"Oleh karena itu, kepada wartawan-wartawan yang hadir disamping kita berdiskusi, kawan-kawan juga bisa mempromosikan segala potensi yang ada di Singkawang ke tingkat Nasional," katanya.
Pewarta: Rendra Oxtora/RudiEditor : Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026