Ia melanjutkan, penambahan terbanyak di Kota Pontianak sebanyak 15 kasus, diikuti Kabupaten Mempawah tiga kasus.
Kemudian, di Kabupaten Landak dua kasus, Kubu Raya, Sanggau dan Kota Singkawang masing-masing satu kasus.
"Dari 23 tambahan kasus baru, tujuh diantaranya tenaga kesehatan, sebagian berada di rumah sakit, sebagian lagi orang tanpa gejala," kata Sutarmidji dalam akun medsosnya, Sabtu.
Ia meminta warga Kalbar untuk tetap waspada dan menjaga gaya hidup sehat.
Ia mengakui bahwa pasien dengan hasil negatif swab pertama semakin banyak namun masih menunggu hasil swab kedua.
"Semua daerah harus tetap waspada, gunakan rapid test semaksimal mungkin agar lebih cepat mengobatinya," ujar dia.
Pewarta: Teguh Imam WibowoEditor : Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026