Istri korban, Endah Widayati di Pontianak, Rabu, mengatakan, kasus penganiayaan hingga suaminya meninggal agar diusut hingga tuntas oleh pihak kepolisian.
Ia menjelaskan, suaminya sempat dirawat selama 12 hari di Rumah Sakit Antonius Pontianak, tetapi tidak tertolong hingga menghembuskan napas terakhirnya, Rabu dini hari tadi.
Korban meninggal dunia diduga karena diculik dan dianiaya lebih dari 20 orang yang mendatangi rumahnya di Jalan Khatulistiwa, Gang Teluk Air, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, 2 September 2017 lalu.
"Saat kejadian, saya tidak ada di rumah, suami saya hanya berdua bersama anak saya. Saat kejadian anak saya saat itu mendengar bunyi kekerasan yang terjadi, dia mencoba ke luar kamar namun dihadang oleh salah satu pelaku," ungkapnya. Baca selengkapnya: Keluarga Korban Minta Kasus Penganiayaan Guru Diusut
Pewarta: Kornelis KahaUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026