Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Surono, mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia menargetkan penyelenggaraan Inaspro 3x3 Jakarta, sebagai momentum untuk membangun tim nasional bola basket 3x3 ke depan.
Ia menjelaskan, ajang yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora atau Indonesian Sport Promotor (Inaspro) itu bisa dimanfaatkan untuk ajang internasional yang lebih besar, guna mewakili negara.
"Ajang 3X3 itu mempunyai peluang yang besar untuk timnas, kalau dipersiapkan dari sekarang, Indonesia bisa punya peluang untuk lolos di Olimpiade Los Angeles (LA) 2028," kata Surono dalam konferensi pers Inaspro 3x3 Jakarta, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin.
Lebih lanjut dia menjelaskan jenis olahraga dalam cabang bola basket itu sudah menjadi salah satu prioritas negara untuk dikembangkan.
Oleh sebab itu, Kemenpora terus berkoordinasi dengan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) untuk membuat peta jalan (road map) pengembangan untuk beberapa tahun ke depan.
"Salah satu cabang olahraga yang kami biayai secara besar-besaran adalah yang kemungkinan lolos di Olimpiade dan 3x3 salah satunya, karena yang awalnya peringkat 60, sekarang sudah 29 melalui pengumpulan poin di setiap ajang yang diikuti," ujar dia.
Inaspro 3x3 Jakarta berisi dua agenda, yakni FIBA 3x3 Women's Series (putri) dan FIBA 3x3 Challenger (putra), yang dilaksanakan di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK).
Untuk FIBA 3x3 Women's Series dilaksanakan pada 24-25 Juli dan bisa diikuti oleh tim yang mewakili negara, kota atau perusahaan.
Sementara FIBA 3x3 Challenger, mewakili kota atau tim secara mandiri dan diselenggarakan pada 26-27 Juli.
Panitia menyebut 16 tim putra dan 16 tim putri sudah mengonfirmasi untuk ikut serta, termasuk dari Indonesia yang berjumlah total empat tim, yang terdiri atas satu tim putri dan tiga tim putra.
Pewarta: Donny AditraUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026