Beijing (ANTARA) - China akan berupaya meredakan konflik antara Thailand dan Kamboja serta mendorong kedua pihak untuk berunding, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, pada Kamis.

"China menjunjung tinggi sikap yang adil dan tidak memihak, dan akan terus memfasilitasi rekonsiliasi dan pelaksanaan negosiasi dengan caranya sendiri, serta memainkan peran konstruktif dalam mendorong de-eskalasi," ujar Guo kepada para wartawan.

Beijing sangat prihatin dengan situasi yang sedang berlangsung dan berharap kedua belah pihak akan menyelesaikan masalah ini melalui dialog dan perundingan, tambah juru bicara tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, terjadi eskalasi bentrokan antara pasukan kedua negara di perbatasan Thailand dan Kamboja, yang diawali dengan baku tembak antara pasukan darat di wilayah sengketa.

Kantor berita lokal Nation melaporkan bahwa korban tewas dan luka-luka terjadi di kedua belah pihak, termasuk warga sipil. Pihak berwenang di empat provinsi Thailand yang berbatasan dengan Kamboja telah mengumumkan evakuasi penduduk di tengah eskalasi tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

 

 

 



Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026