Bengkayang, Kalbar, (ANTARA) - Kepolisian Resor Bengkayang, Polda Kalimantan Barat (Kalbar), memperketat dan memperkuat pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional selama bulan suci Ramadhan guna menjaga stabilitas pasokan dan mencegah lonjakan harga yang tidak wajar.
Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto di Bengkayang, Kalbar, Minggu, mengatakan pengawasan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Bengkayang dengan menyasar pasar-pasar strategis serta distributor kebutuhan pokok di wilayah kabupaten tersebut.
"Langkah ini diambil menyusul meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan pangan menjelang dan selama Ramadhan," ujar Wakapolres.
Kompol Suparwoto mengatakan satgas secara rutin turun ke lapangan untuk memastikan stok sembako dalam kondisi aman dan harga tetap terkendali.
“Kami bersama Satgas Pangan melakukan pengecekan langsung ke pasar dan gudang distributor untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga. Ketersediaan bahan pokok harus terjaga agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dengan harga terjangkau,” ujar Suparwoto.
Ia menegaskan, kepolisian tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelaku usaha yang sengaja melakukan spekulasi harga atau menimbun barang demi keuntungan pribadi.
“Kami mengimbau para pedagang dan distributor agar tidak memanfaatkan momentum Ramadhan untuk mencari keuntungan berlebihan dengan cara yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar dia.
Dari hasil pemantauan sementara, lanjutnya, sejumlah komoditas seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, dan daging masih dalam kondisi stok yang relatif aman. Meski demikian, aparat tetap melakukan pengawasan intensif untuk mengantisipasi potensi kelangkaan maupun lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Selain pengawasan, menurut dia, Satgas Pangan juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk dinas perdagangan dan pemerintah daerah, guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar hingga ke tingkat pengecer.
"Langkah ini kita harapkan dapat menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Bengkayang serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok," ujar dia.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026