Bengkayang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mengutamakan pentingnya kewaspadaan dan pelayanan humanis kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Liong Kapuas 2026 guna mengamankan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pamobvit) Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. I Made Ary Pradana selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Liong Kapuas 2026 saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Bengkayang, Sabtu, untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pengamanan.

“Jangan pernah melakukan under estimate terhadap situasi. Tetap siaga dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan sikap yang humanis,” ujarnya.

Dalam arahannya kepada personel pengamanan, Ary Pradana mengingatkan agar seluruh anggota tetap waspada dan tidak meremehkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama rangkaian perayaan itu berlangsung.

Ia juga menginstruksikan jajaran kepolisian setempat agar melakukan pemetaan potensi kerawanan secara detail, termasuk kepadatan pengunjung di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, dan lokasi wisata.

"Koordinasi dengan panitia perayaan Imlek dan Cap Go Meh diminta terus diperkuat agar seluruh kegiatan dapat berjalan aman dan tertib," ujarnya.

Selain aspek pengamanan, Ary Pradana mengatakan kesiapan administrasi operasi turut menjadi perhatian, khususnya dalam menghadapi pengawasan operasi (wasops).

Dir Pamobvit menekankan pentingnya kelengkapan data dan laporan sebagai bagian dari akuntabilitas pelaksanaan operasi kepolisian.

Menurut dia, sinergitas lintas sektor juga ditekankan, baik dengan TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, maupun pemangku kepentingan lainnya.

"Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional untuk mengantisipasi kemacetan dan meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas seiring meningkatnya mobilitas masyarakat," ujarnya.

Ia juga meminta agar patroli dialogis dan sosialisasi kamtibmas terus digencarkan, termasuk pemasangan banner atau imbauan keselamatan di titik-titik keramaian dan lokasi wisata guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis,” kata I Made Ary Pradana.

Kunjungan kerja yang dilakukan Dir Pamobvit Polda Kalbar di Bengkayang merupakan bagian dari pengendalian dan pengawasan Operasi Liong Kapuas 2026 untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan sesuai standar operasional prosedur.



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026