Makassar (ANTARA) - Polrestabes Makassar bersama jajarannya terus menggencarkan patroli malam untuk menumpas kelompok geng motor yang meresahkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir di sejumlah titik rawan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
"Tetap laksanakan pemantauan wilayah dan patroli secara maksimal untuk mengantisipasi aksi geng motor yang menjadi sorotan masyarakat maupun tindak kriminal lainnya," kata Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono di Makassar, Jumat.
Ia menekankan kepada seluruh personel tidak lengah dalam melaksanakan patroli kendati situasi keamanan dan ketertiban relatif kondusif. Personel diminta tetap awas dengan meningkatkan pemantauan di wilayah masing-masing demi mengantisipasi gangguan keamanan.
Patroli gabungan diinstruksikan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, maupun lokasi tempat berkumpulnya anak muda serta ruas jalan yang sering dijadikan arena balap liar.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan, kata dia, diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Ia meminta personel turut menyampaikan imbauan kepada warga agar ikut menjaga lingkungannya.
Selain itu, masyarakat juga diminta melaporkan ke pihak berwajib apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di wilayahnya melalui call center 110 atau melalui aplikasi WhatsApp Bantuan Polisi agar segera ditindak cepat.
Secara terpisah, tim Polsek Ujung Pandang telah mengamankan 12 remaja diduga bagian kelompok geng motor saat melaksanakan patroli. Sejumlah senjata tajam, busur dan anak panah, dan petasan disita petugas diduga akan digunakan perang kelompok di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang.
"Diduga mereka ini hendak melakukan perang kelompok. Di lokasi TKP (tempat kejadian perkara) ditemukan empat buah anak panah besi, pisau dalam jok motor, tiga petasan dan tujuh sepeda motor," ujar Kapolsek Ujung Pandang Kompol Muhammad Yusuf.
Awalnya, tim patroli melihat sekelompok remaja mengendarai sepeda motor sedang berkumpul di Jalan Ahmad Yani, karena dicurigai petugas memeriksa mereka dan ditemukan senjata tajam.
"Ada delapan orang remaja diamankan, rata-rata usia pelajar. Setelah dilakukan pengembangan di Jalan Tarakan, ada beberapa lagi diamankan. Total sebanyak 12 anak di bawah umur kita amankan untuk di periksa lebih lanjut di Kantor Polsek," tuturnya.
Berdasarkan hasil interogasi, pemilik barang bukti senjata tajam di lokasi, sebilah pisau milik terduga inisial SR dan anak panah milik ZAS, serta petasan milik MAR. "Rata-rata diamankan remaja, ada yang berstatus pelajar dan sebagian lain tidak sekolah," katanya menyebutkan.
Seluruh remaja ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Ujung Pandang untuk didata, selanjutnya diminta memanggil orang tua agar mereka mengetahui keberadaan mereka sekaligus diberi arahan pembinaan.
Pewarta: M Darwin FatirUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026