Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan memperingati Hari Lahir Pancasila 2026, dengan mengedepankan peran Pancasila sebagai landasan persatuan bangsa sekaligus pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mengatakan bahwa Indonesia telah melewati berbagai ujian sejarah, kolonialisme, konflik ideologi, krisis ekonomi, hingga tantangan geopolitik dan perubahan global yang semakin kompleks.
“Sejarah mencatat bahwa ketika Nusantara terpecah dan para pemimpinnya lemah, kekayaan negeri ini menjadi sasaran kekuatan-kekuatan dari luar. Karena itulah Pancasila lahir, bukan hanya sebagai dasar negara, tapi sebagai perekat kebangsaan dan panduan menjaga kedaulatan Indonesia,” kata Fadli Zon dalam keterangan resmi, Senin.
Dia melanjutkan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi sumber nilai yang membimbing arah pembangunan nasional.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan geopolitik, dinamika ekonomi global, hingga perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Dia menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia memiliki konsistensi dalam menerapkan politik luar negeri bebas-aktif serta memperkuat ketahanan nasional melalui berbagai program prioritas.
Selaras dengan itu, pemerintah juga menggagas pembangunan sumber daya manusia yang berakar pada nilai-nilai Pancasila agar kemajuan nasional dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Menurut dia, di dalam negeri, Indonesia terus memperkuat ketahanan nasional sebagai fondasi untuk menghadapi dinamika global.
"Hal tersebut diwujudkan melalui ketahanan pangan, penguatan ekonomi kerakyatan, hilirisasi industri, pembangunan desa, serta berbagai program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, yang dijalankan sebagai bagian dari langkah besar pembangunan nasional,” lanjut dia.
Menutup sambutannya dalam kegiatan upacara yang dilaksanakan di Lapangan Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta, dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Fadli Zon turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, makmur, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dunia.
Pewarta: Chairul RohmanUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026