Pontianak (Antara Kalbar) - Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato` Seri Zahrain Mohamed Hashim menargetkan, angka perdagangan Malaysia ke Kota Pontianak dan Kalimantan Barat umumnya meningkat.

"Dari segi perdagangan, sebagaimana telah ditetapkan oleh kedua kepala negara mencapai angka perdagangan hingga 30 miliar dolar AS, yang saat ini baru mencapai 20 miliar dolar AS," kata Dato` Seri Zahrain Mohamed Hashim saat berkunjung ke Rumah Dinas Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Kamis.

Ia menargetkan, tahun 2015 angka perdagangan Malaysia-Kalbar mencapai 30 miliar dolar AS.

Provinsi Kalbar memiliki potensi yang besar terutama dalam hal perdagangan, pertambangan dan lainnya, bahkan pihaknya akan menjajaki potensi-potensi lainnya seperti, pendidikan, pariwisata dan lainnya.

"Kedatangan kami ingin menjalin hubungan yang lebih mantap lagi, khususnya di bidang `people to people dan business to business`," ungkapnya.

Diakuinya, kunjungan penjajakan kerja sama di Provinsi Kalbar merupakan provinsi pertama yang dikunjungi menyusul provinsi lainnya di Indonesia.

Kunjungan kerja Dubes Malaysia didampingi istri, Datin Seri Che Mahani Ismail beserta rombongan melakukan lawatan ke Kota Pontianak, rombongan diterima secara resmi oleh Wali Kota Pontianak Sutarmidji di pendopo rumah dinasnya dalam jamuan makan siang.

Dato` Seri Zahrain Mohamed Hashim menyatakan, kunjungannya bersama rombongan Dubes Malaysia untuk Indonesia ini sebagai tindak lanjut kerja sama bilateral baru-baru ini pada bulan Desember 2013 melalui pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dengan Perdana Menteri Malaysia Dato� Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, perbedaan dalam setiap hubungan bilateral sudah menjadi hal yang biasa. Namun perbedaan-perbedaan itu bukanlah menjadi penghalang untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.

"Kalau pun ada perbedaan, kita jangan lihat perbedaannya tetapi cari persamaannya supaya hubungan kedua negara lebih nyaman. Perbedaan itu jangan dilihat dari sudut pandang politik karena itu yang bisa mengganggu hubungan kedua negara," katanya.

Kerja sama antara Kalbar dengan salah satu negara bagian Malaysia, Kuching Sarawak sudah cukup baik.

"Jadi yang harus ditingkatkan adalah volume perdagangan antar dua negara," katanya.

Pewarta: Andilala

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014