Jakarta (Antara Kalbar) - Pertumbuhan ekonomi yang melambat akan mengakibatkan penjualan sepeda motor Honda menurun, CEO PT Astra Honda Motor, Toshiyuki mengungkapkan.

"Kemungkinan besar menurun lima persen," kata Toshiyuki usai seminar Japanese Series, di Kampus Universitas Budi Luhur, Jakarta.

Jika dibandingkan tahun lalu, penjualan motor pada tahun ini tidak lebih baik karena pertumbuhan ekonomi yang lambat.

Maka itu, dia tidak menargetkan penjualan skala besar seperti tahun lalu yang tembus lima juta unit.

"Kami sangat berharap, adanya pertumbuhan ekonomi saat memasuki semester kedua karena akan berdampak pada penjualan sepeda motor," katanya.

Pengaruh pertumbuhan ekonomi melambat terhadap penjualan sepeda motor Honda sangat terjadi di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Sepeda motor Honda yang paling laku adalah sepeda motor transmisi otomatik (misal Honda Scoopy) dan masih kurang untuk tipe sepeda motor sport. 

Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini, Honda akan mengeluarkan sepeda motor sport dengan skala kecil dan besar yang terjangkau.

Pewarta:

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2015