Ketapang (Antara Kalbar) - Tindak kejahatan begal motor mulai bermunculan di wilayah hukum Polres Ketapang. Dalam satu bulan terakhir, telah terjadi dua kali peristiwa begal motor.
    Aksi pertama dilakukan oleh pelakunya tanpa menggunakan senjata tajam, sedangkan aksi begal yang terjadi Kamis (17/12) malam pelakunya menggunakan senjata tajam.
    Akibatnya, Hari Hasmuransyah, korban, harus dirawat di rumah sakit karena kekurangan darah. Peristiwanya terjadi pada Kamis (18/12) malam.
    Saat dikonfirmasi, Dodi (25) sahabat korban yang ditemui sedang membesuk mengaku kalau dirinya tidak tahu pasti kejadian yang menimpa temannya.
    Namun ia menjelaskan kalau dirinya ditelpon sama teman lainnya kalau korban sedang dirawat intensif di RSUD Agoesdjam akibat luka tusuk di bagian punggung sebelah kanan.
   "Ditelpon sekitar pukul 23.30 WIB, informasinya korban di tusuk, saya langsung ke Rumah Sakit untuk melihat kondisinya tidak sadarkan diri," Ucapnya di Ketapang.
    Mengenai motif kejadian yang menimpa temannya itu ia masih belum mengetahui pasti apa penyebabnya.
    Ia berharap, agar pelaku penusukan dan perampasan motor temannya segera ditangkap oleh pihak kepolisian supaya tidak melakukan hal yang sama ke korban-korban lainnya dan membuat resah masyarakat Ketapang.
    "Kalau perlu ditembak kalau memang pelakunya kabur, kita masyarakat jadi was-was mau keluar rumah kalau ada kejadian seperti ini," tegasnya.
    Di tempat berbeda, Kapolres Ketapang, AKBP Hady Poerwanto melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Belen Anggara Pratama mengaku pihaknya saat ini masih dalam upaya melakukan pengejaran terhadap pelaku begal menggunakan senjata tajam ini.
    Akibat aksi begal tersebut, diakuinya korbannya mengalami luka tusuk senjata tajam serta motor jenis honda Beat dengan KB 6691 GQ warna hitam orange milik korban di rampas.
    "Pelakunya masih dalam pengejaran, kita akan berupaya maksimal menangkap pelaku begal tersebut," jelasnya.
    Ia mengaku dalam kurun waktu satu bulan ini, memang sudah terjadi dua kali aksi begal.
    "Kita akan meningkatkan patroli nantinya, kepada masyarakat kita imbau untuk waspada dan kita akan berupaya menangkap para pelakunya,"Tutupnya.

Pewarta: John

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2015