Pontianak (Antara Kalbar) - Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat, Anthony Sebastian Runtu mengatakan pihaknya akan melakukan antisipasi kemacetan pada jalur utara Kalbar pada perayaan Imlek dan Cap Go meh tahun ini.

"Kita akan melakukan kerjasama dengan beberapa instansi terkait lainnya, baik yang ada di Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, dan Pontianak. Pemerintah Kubu Raya dan Mempawah dilibatkan karena dua daerah ini menjadi jalur yang dilalui menuju Pontianak maupun Singkawang," kata Anthony di Pontianak, Jumat.

Pihaknya memprediksi terjadi peningkatan arus lalu lintas di jalur utara pada Hari Raya Imlek. Diperkirakan puncaknya itu pada Hari Imlek dan Cap Go Meh atau 15 hari setelah Imlek.

"Ada dua kota dengan kunjungan terbanyak yakni Singkawang dan Pontianak," tuturnya.

Menurut Anthony, pihaknya menerapkan standar operasional yang sama seperti hari raya keagamaan lain berkenaan dengan angkutan saat Imlek. Dishubkominfo Provinsi Kalbar akan bekerjasama

Dia juga memperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang yang masuk ke Kalbar dari Kuching di terminal tipe A Sungai Ambawang. Antisipasi berkenaan dengan peningkatan ini juga sudah dilakukan.

"Sama juga seperti Natal dan Idulfitri, kami juga memberlakukan standar operasional yang sama saat Imlek. Hingga saat ini jumlah penumpang yang keluar masuk di terminal tersebut masih dalam batas normal," kata Anthony.

Selain transportasi darat, Anthony juga memprediksi terjadi peningkatan penumpang melalui jalur udara. Biasanya peningkatan ini diikuti dengan kenaikan harga tiket.

"Biasanya juga ada penambahan penerbangan, namun kita belum mengetahui sejauh mana peningkatannya," tuturnya. 

(KR-RDO/N005)

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2016