Buntok (Antara Kalbar) - Sejumlah nelayan dadakan di kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah khususnya masyarakat yang sering mencari ikan di kawasan Danau Kadiwang Jalan Barito Raya Buntok dalam beberapa hari ini panen ikan.

Pantauan Antara, Rabu, meskipun hanya menggunakan alat pancing sederhana serta alat penangkap ikan tradisional namun hasil yang didapat warga lebih melimpah dari hari-hari biasanya.

Menurut Abah Rolando warga Buntok, ikan-ikan yang berada di Danau Kadiwang tersebut akan mudah didapat biasanya setelah turunnya hujan panas.

"Seperti dalam sepekan ini, telah terjadi dua kali hujan panas (Kondisi hujan, namun masih terik matahari)," jelasnya.

Biasanya bila kondisi seperti itu ikan yang ada di rawa-rawa dalam hutan ini muncul kepermukaan dan mudah sekali untuk ditangkap,"ucap Abah Rolando sambil mengumpuli berbagai jenis ikan yang nyangkut di jalanya.

Terkait `fenomena� itu, Abah Rolando yang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu tidak mengetahui secara pasti dan mungkin lanjut dia karena hujan disertai panas menyebabkan suhu air danau Kadiwang menjadi panas.

"Karena kondisinya panas, membuat ikan-ikan yang banyak terdapat di danau bermunculan kepermukaan," ujar dia.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan, Pertanian, Perikanan dan Perkebunan Barito Selatan, Ir Rusda Asoqa mengingatkan kepada warga agar turut bersama-sama menjaga kekayaan biota air yang hidup di danau Kadiwang.

"Warga diminta jangan menangkap ikan menggunakan racun potas, akar kayu tuba dan sejenisnya. Perbuatan seperti itu melanggar hukum, karena benih-benih ikan terancam punah," kata dia.



Pewarta:

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017