Kuching (Antara Kalbar) - Pengunjung dari berbagai belahan dunia hadir menyaksikan Rainforest World Music Festival (RWMF) 2017 Sarawak, diantaranya dari Yogyakarta, Pipit Damayanti.

Pipit menjelasakan kehadirannya di RWMF Sarawak kali ini merupakan untuk kali keduanya. Hadirnya ia ke even festival internasional tersebut karena sangat berkesan dari kehadirannya tahun lalu.

"Pengalaman pertama saat hadir di RWMF 2016 lalu sangat asik dan seru serta berbeda dengan festival lainnya termasuk di Indonesia," ujarnya di Kuching, Jumat malam.

Pipit menjelaskan perbedaan itu seperti di RWMF ada workshop bersama pengisi acara atau artis. Pada kesempatan itu pengunjung atau penonton langsung dilibatkan untuk mengikuti apa yang ditampilkan.

"Dalam workshop kita juga diberikan penjelasan soal apa yang ditampilkan, sejarahnya dan berbagai pengetahuan lainnya," kata dia.



Ia menambahkan terpenting lagi dalam RWMF panitia mengundang pengisi acara yang mengangkat kebudayaan masing - masing. Khazanah budaya yang ditampilkan memeberikan pengetahuan yang baru tentang budaya luar.

"Jadi dalam satu even kita tahu kebudayaan negara yang ada di dunia karena pengisi yang dihadirkan dari belahan dunia manapun. Intinya keren sekali," papar dia.

Untuk tahun ini ia yakin akan lebih menarik karena dari jadwal yang ada sejumlah program baru dihadirkan Sarawak Tourism Board (STB).

"Saya akan menikmati RWMF 2017 bersama teman - teman saya yang juga hadir dari beberapa daerah. Hari pertama ini seru," kata dia.

RWMF 2017 berlangsung di Kampung Budaya Sarawak pada 14 - 16 Juli 2017. Ada 28 penampilan dari pengisi acara yang dihadirkan dari berbagai belahan dunia.

Pewarta: Dedi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017