Pontianak (Antaranews Kalbar) - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Gunung Poteng di Kelurahan Roban karena banyak menerima keluhan masyarakat jika air yang disalurkan keruh dan berbau.

"Jadi saya datang ke IPA untuk mengecek langsung sumber air seperti apa sih yang di distribusikan PDAM, sehingga masyarakat mengeluh seperti itu," kata Tjhai Chui Mie, Senin.

Namun, dari tinjauannya itu pengolahan air bersih yang dilakukan PDAM Singkawang tidak seperti yang dialami masyarakat.

Baca juga: Singkawang mulai alami krisis air bersih
Baca juga: Kebocoran di PDAM Singkawang capai 41 persen

"Jadi saya pesankan kepada masyarakat, jika masih mendapatkan air yang keruh, berbau dan sebagainya saya sarankan airnya masukkan ke dalam botol (sampel) untuk disampaikan ke PDAM dan saya juga," pintanya.

Supaya keluhan yang disampaikan bisa dicari apa penyebabnya.

"Harus kita analisa kenapa bisa seperti itu, karena bagaimanapun air bersih sebagai kebutuhan untuk minum harus menjadi prioritas kita," ujarnya.

Hal itu ditegaskan dia, karena melihat dari sumber air bakunya tidak seperti yang disampaikan masyarakat. Mungkin air yang keruh itu disebabkan pipanya yang sudah kotor atau yang lainnya.

Baca juga: PDAM Singkawang usulkan pembangunan JDU ke pusat
Baca juga: PDAM Singkawang gandeng BPPSPAM tingkatkan kinerja

"Itu yang akan kita cari tahu dengan sampel tersebut," katanya.

Untuk itu, diharapkan kepada semua masyarakat bisa bekerjasama dengan Pemerintah Daerah guna mencari solusi untuk perbaikan.

"Jadi kita bukan mencari kesalahan, tetapi kita mencari solusi untuk berbuat yang lebih baik lagi ke masyarakat," tuturnya.

Sementara Direktur PDAM Gunung Poteng Singkawang, Kristina Killin meminta masyarakat mau menyampaikan keluhannya ke PDAM.

Baca juga: Dirut PDAM Singkawang Siap Penuhi Panggilan Polisi
Baca juga: Warga Kuala Singkawang Belum Nikmati Air Bersih

"Karena kalau dia menyampaikan ke Wali Kota, kita kan jadi tidak tahu apalagi secara kasat mata air pengolahan di PDAM itu sudah bagus," katanya.

Jadi lebih baik, pelanggan yang bersangkutan menyampaikannya ke PDAM yang disertakan dengan alamat rumahnya. "Supaya kami bisa langsung cek, apakah itu dari air parit, atau dari pipa bocor, atau dari sumber lainnya," ujarnya.

Apalagi tim di PDAM yang turun ke lapangan cukup lengkap. "Ada tiga tim kita yang siap turun ke lapangan. Sampai malam pun mereka siap turun," jelasnya.


 

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018