Pontianak (Antaranews Kalbar) -Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan mengharapkan, kegiatan budaya Robo robo yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh masyarakat Kalbar, dapat menjadi industri pariwisata yang semakin maju.

"Acara budaya Robo-robo yang diselenggarakan sekarang ini adalah salah satu kegiatan budaya di Kabupaten Mempawah yang diharapkan dapat memberikan nilai jual dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kalbar, apalagi event budaya Robo-Robo termasuk dalam Kalender Event Provinsi Kalbar yang jadwal pelaksanaan nya tetap setiap tahunnya," kata H Ria Norsan, saat membuka kegiatan Robo-robo di Kabupaten Mempawah, Rabu.

Wakil Gubernur Kalbar juga berharap penyelenggaraan even ini setiap tahunnya dapat terus meningkat kualitasnya, dan dapat menarik dan semakin meriah, sehingga kegiatan budaya Robo-Robo ini dapat disaksikan baik oleh wisatawan lokal dan nusantara serta wisatawan mancanegara lebih banyak lagi.

"Acara budaya Robo-robo ini menjadi sangat penting dan strategis sekali maknanya, yaitu selain untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal, juga sebagai alat pemersatu dalam kehidupan bermasyarakat, disamping juga makna yang sesungguhnya dari tradisi ini yaitu untuk memohon keselamatan dan keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa," katanya.


sumber foto: www.facebook.com/rianorsan.id

Dikatakannya, pelaksanaan tradisi Robo-robo ini merupakan warisan peninggalan budaya yang kini menjadi salah satu asset budaya yang ada di Kalbar.

Sebagai warisan budaya, maka tradisi robo robo ini memiliki karakteristik yang kuat dan menjadi salah satu alat pemersatu dalam kehidupan masyarakat di Kalbar khususnya masyarakat di Kabupaten Mempawah.

Di dalam pelaksanaan tradisi Robo-Robo yang setiap tahun diselenggarakan ini, terkandung nilai-nilai luhur dan kearifan lokal, yang sesungguhya dapat diimplementasikan dalam menunjang pembangunan kehidupan sosial di Kalimantan Barat.

Menurut dia, adanya peninggalan warisan budaya, seperti peninggalan obyek fisik situs sejarah kerajaan Mempawah serta tradisi atau adat istiadat yang hidup di masyarakat, menunjukkan kepada kita bahwa masyarakat di Mempawah sejak dahulu telah memiliki budaya yang cukup tinggi dan berkembang.

"Tradisi dan adat istiadat ini sangat dijaga dan dipelihara sehingga pada gilirannya mampu menjadi perekat dan pemersatu di dalam kehidupan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Warga Pontianak Makan Saprahan Lestarikan Budaya Robo-robo

Sebagai bagian dari masyarakat Kalbar, kata Mantan Bupati Mempawah, Provinsi Kalbar merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki cagar budaya dan peninggalan sejarah yang berbentuk kerajaan atau keraton yang masih terjaga kelestariannya.

"Ini merupakan potensi yang besar dalam menunjang perkembangan pariwisata di Kalbar, khususnya berkenaan dengan wisata Budaya dan juga bisa dikembangkan menjadi wisata religi," jelasnya.

Menurut diaa, perkembangan pariwisata di Indonesia saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif yang?ditandai dengan tingginya pertumbuhan jumlah wisatawan internasional ke dalam negeri.

Baca juga: Tradisi Robo-Robo Perekat Kebhinnekaan
 

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018