Pontianak (Antaranews Kalbar) - Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kubu Raya, Kalimantan Barat, Alberta Jeniard Manao mengajak kaum perempuan dan kaum ibu untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dengan cerdas memilih alat KB yang tepat.

"Saya meminta kaum ibu dan perempuan peduli terhadap kesehatannya dan rumah tangganya dengan memilih alat KB yang sehat. Ada berbagai bentuk alat kontrasepsi dan KB yang dapat dipilih oleh seorang ibu untuk mengikuti program KB," katanya di Sungai Raya, Kamis.

Menurutnya, cara-cara konvensional yang masih banyak digunakan oleh ibu-ibu saat ini, seperti pil KB, Suntik KB yang tanpa disadari dapat menimbulkan dampak pada kesehatan, seperti menjadi lebih gemuk dan wajah bintik-bintik. Hal itu disebabkan oleh kandungan hormone yang ada dalam alat KB tersebut.

"Para ibu-ibu dan kaum perempuan lainnya, dalam menggunakan alat KB agar memilih yang minim resikonya serta terjamin keamanannya. Kebanyakan ibu-ibu terutama di pedesaan masih dengan cara yang konvensional seperti suntik KB dan Pil KB," tuturnya.?

Menurutnya, kedua cara KB ini mengandung hormon yang seringkali tidak cocok bagi kesehatan ibu tersebut. Menjadi lebih gemuk, wajah bintik-bintik dan tidak jarang ada yang alergi.

Baca juga: Ber-KB bukan hanya sebatas tentang kontrasepsi

"Disamping itu, juga bias lupa sehingga menjadi tidak berhasil," katanya.

Alberta juga meminta, ibu-ibu agar secara perlahan dapat beralih ke sistem dan cara KB yang lebih sehat dan aman, seperti implan dan IUD, dapat menjadi pilihan yang lebih aman dan lebih baik dalam menjalani program KB.

Dimana, dengan implant dan IUD seorang ibu tidak perlu khawatir akan perubahan pada bentuk tubuh dan wajah. Juga program KB nya tidak perlu khawatir akan gagal. Karena tingkat kemanannya jauh lebih baik dibanding cara yang lain.

"Dengan metode implant dan IUD, si ibu tidak perlu khawatir lagi akan gagal, tingkat kegagalannya lebih kecil dari pil dan suntik. Karena kalau lupa minum pilnya akan gagal KB nya," kata dia.

Pada kesempatan itu, dia juga meminta ibu-ibu dalam mengikuti program KB agar lebih mengutamakan kesehatan, baik kesehatan ibu, anak dan keluarganya. Sehingga, program KB yang dimaksudkan untuk mengatur jarak kelahiran anak dan menata masa depan anak dan keluarga dapat terwujud.

Baca juga: Pil KB bikin gemuk, kata siapa?

 

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018