Pontianak (Antaranews Kalbar) - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa mengingatkan seluruh kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Landak untuk teliti dan tepat waktu menyampaikan serta melaporkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dalam sistem aplikasi dari pemerintah pusat.

"Ketelitian dalam mengisi Dapodik, sebut Karolin sangat berpengaruh dalam validasi dan pembaruan (update) data terkini tentang kondisi sekolah yang sebenarnya. Kemudian, setelah seluruh data terisi dengan kondisi sekolah yang sebenarnya, harus segera dilaporkan ke Dinas Pendidikan paling lambat bulan Maret 2019," kata Karolin di Ngabang, Kamis.

Karena, apabila lewat dari batas waktu yang sudah ditentukan, data usulan anggaran tersebut tidak akan diterima dan harus disampaikan kembali pada tahun berikutnya.

Baca juga: Karolin evaluasi kinerja kades dan kepsek

"Saya ingatkan kepala sekolah untuk tidak terlambat dalam menyampaikan laporan update data, agar bisa masuk dalam usulan untuk anggaran dari pemerintah pusat. Karena jujur saja, kalau mengandalkan APBD Kabupaten Landak, tidak akan cukup anggarannya," tuturnya.

Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh para Kepala Sekolah dan operator se-Kabupaten Landak ini, terungkap sejumlah kendala yang dihadapi pihak sekolah dalam pengisian data saat sesi diskusi berlangsung.

Untuk itu, Karolin minta agar para kepala sekolah maupun operator memanfaatkan kesempatan untuk menggali sebanyak-banyaknya hal yang tidak diketahui dalam memasukkan data saat sosialisasi tersebut.

Baca juga: Karolin : Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Landak Terkendala Dapodik

"Ceritakan masalahnya, diskusi, cari solusi bersama dan tentu saja data itu harus benar-benar valid. Misalnya ada sekolah yang kelihatan masih berdiri kokoh, tapi kondisinya sudah lapuk," ujar Karolin.

Dalam kesempatan tersebut, Karolin juga berpesan kepada para kepala sekolah untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik. Karena menurutnya, masa depan generasi penerus Kabupaten Landak ada di tangan para pendidik saat ini.

"Jadi tolong, walaupun mereka tinggal dan sekolah di kampung, didik mereka dengan sungguh-sungguh. Meskipun mereka kelak tetap menjadi petani, tapi setidaknya mereka menjadi petani yang mampu berfikir cerdas dan berwawasan luas," harapnya

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019