Warga berharap segera ada solusi untuk mengatasi tidak adanya angkutan penyeberangan dari Sunyat ke Sungai Asam setelah tenggelamnya KMP Seluang pada Senin (22/4) malam.
"Saya pagi ini hendak mengantar orang tua rawat inap ke Sintang harus mencari info terlebih dahulu mengenai ponton penganti KMP Seluang yang karam," kata Yeskil Daud Jimboen, warga setempat, Rabu. Bagi warga Sungai Ayak, kalau harus melewati Manis Raya harus menambah waktu sekitar satu jam.
Ia akhirnya memilih melewati Manis Raya di Sintang melalui jalan kebun kelapa sawit.
Sementara itu, Bernadus Senen seorang warga Sungai Ayak mempertanyakan soal distribusi BBM ke tiga kecamatan Belitang.
Sementara itu GM ASDP, Zulfidon ketika dikonfirmasi mengatakan soal ponton itu ranahnya pemda Sekadau dalam hal ini perhubungan. Pagi ini yang dilakukan pihaknya adalah penyelaman kendaraan yang ada didalam.
"Terkait ponton mohon dapat menghubungi Pemda Sekadau dalam hal ini Dishub Sekadau, agar bisa mendapat jawaban yang valid karena ponton tersebut milik Pemda, saat ini kami lagi fokus proses evakuasi KMP Saluang," ujar dia.
Camat Belitang Hilir, Sekeresno Benyamin menghimbau bagi siapa saja yang hendak berpergian hendaknya melalui Manis Raya.
Bupati Rupinus mengatakan persoalan tersebut sudah dibahas bersama lintas sektor. Sementara itu, Kadis Perhubungan Kabupaten Sekadau, Abang Yasin sejak kemarin dihubungi belum memberikan jawaban.


 

Pewarta: Teguh Imam Wibowo/Gansi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019